KATINGAN, Studio2News – Operasi pencarian terhadap dua anggota Polres Katingan yang dilaporkan hilang saat menjalankan tugas penggerebekan bandar narkoba resmi dihentikan. Keduanya ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di aliran sungai, Minggu (5/7/2026).
Penemuan ini menambah catatan kelam dalam rangkaian operasi pemberantasan narkotika di wilayah hukum Polres Katingan. Dengan ditemukannya dua personel tersebut, total korban jiwa dari pihak kepolisian dalam insiden penggerebekan tersebut kini menjadi tiga orang.
Peristiwa nahas ini bermula ketika tim gabungan Polres Katingan melakukan operasi penggerebekan terhadap jaringan bandar narkoba besar yang bersembunyi di kawasan pinggiran sungai. Saat tim mendekati lokasi target menggunakan perahu motor, terjadi insiden di tengah arus sungai yang cukup deras dan bergejolak.
Perahu yang membawa sejumlah personel tersebut mengalami kecelakaan dan terbalik akibat hantaman arus, menyebabkan para anggota terjatuh ke dalam sungai.
Satu orang anggota berhasil ditemukan lebih dulu dalam keadaan meninggal dunia tak lama setelah kejadian, sementara dua rekannya sempat dinyatakan hilang terseret arus selama beberapa hari sebelum akhirnya ditemukan hari ini.
Proses pencarian yang melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, serta masyarakat setempat telah berlangsung selama beberapa hari terakhir dengan menyisir sepanjang aliran sungai menggunakan perahu karet dan penyelaman manual.
Kondisi arus sungai yang deras dan medan yang sulit sempat menjadi kendala utama bagi tim di lapangan. Namun, setelah upaya penyisiran yang gigih, jenazah kedua anggota ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian perkara (TKP) awal.
Sebagai bentuk penghormatan tertinggi atas pengabdian dan keberanian mereka dalam memberantas narkoba, Polres Katingan memastikan ketiga korban akan dilepas dengan upacara pemakaman kedinasan kepolisian.
Rencananya, setelah proses pemulasaraan di rumah sakit, jenazah akan disemayamkan sejenak di Mapolres Katingan sebelum diberangkatkan menuju tempat pemakaman masing-masing.
Seluruh personel kepolisian di jajaran Polres Katingan juga diinstruksikan untuk memasang bendera setengah tiang sebagai tanda duka cita mendalam atas gugurnya rekan sejawat mereka dalam tugas.
Meskipun operasi pencarian korban telah berakhir, pihak kepolisian menegaskan bahwa pengejaran terhadap pelaku bandar narkoba yang menjadi target utama dalam penggerebekan tersebut masih terus dilakukan.
Kasus ini kini menjadi prioritas utama untuk diusut tuntas, sekaligus sebagai bentuk penghormatan atas pengorbanan ketiga anggota yang gugur. (Red).













