Perkuat Layanan MKG, Kepala BMKG Dorong Inovasi dan Kolaborasi Lintas Sektor di Lampung

Bandar Lampung – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) berkomitmen penuh untuk memperkuat layanan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (MKG) di tingkat Daerah. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penguatan Unit Pelaksana Teknis (UPT), peningkatan kolaborasi lintas sektor, serta akselerasi inovasi layanan.

Fokus tersebut menjadi agenda utama dalam rangkaian audiensi dan inspeksi mendalam yang dipimpin langsung oleh Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, di Provinsi Lampung

Didampingi Plt. Deputi Bidang Meteorologi Andri Ramdhani serta jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama, Kepala BMKG meninjau langsung kesiapan infrastruktur operasional. Rangkaian kegiatan meliputi inspeksi peralatan operasional utama (aloptama), peninjauan radar cuaca, hingga kunjungan ke Maritime Automatic Weather Station (MAWS) di Pelabuhan Panjang.

Dalam arahannya, Teuku Faisal Fathani menegaskan bahwa Provinsi Lampung memiliki posisi yang sangat strategis. Wilayah ini dinilai istimewa karena memiliki kelengkapan layanan MKG yang komprehensif dalam satu provinsi.

“Di Provinsi Lampung ini kondisi infrastrukturnya sebenarnya sangat ideal. Ada Stasiun Meteorologi Penerbangan, Stasiun Maritim, Stasiun Klimatologi, dan Stasiun Geofisika. Ini modal penting untuk memperkuat layanan BMKG sekaligus mendukung kebutuhan pembangunan daerah,” ujar Faisal.

Ia menjelaskan bahwa BMKG tengah melakukan evaluasi dan penguatan fungsi UPT secara menyeluruh agar lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan para pemangku kepentingan (stakeholders). Faisal menggarisbawahi bahwa setiap kebijakan organisasi harus berbasis kajian matang dan menjawab kebutuhan riil di lapangan.

Secara khusus, Faisal menyoroti peran vital Stasiun Maritim Lampung yang melayani jalur pelayaran sibuk, termasuk rute penyeberangan utama Merak–Bakauheni.

“Fungsi Stasiun Maritim Lampung ini posisinya sangat strategis untuk terus kita perkuat. Layanan maritim di wilayah ini memegang peran kunci bagi keselamatan transportasi laut dan urat nadi aktivitas ekonomi,” terangnya.

Selain keselamatan transportasi, BMKG juga membidik kerja sama yang lebih erat dengan sektor-sektor produktif di Lampung, seperti sektor perkebunan & industri gula tujuannya untuk  mengoptimalkan pemanfaatan informasi iklim untuk pola tanam dan produksI dan energi terbarukan yakni  mendukung pemanfaatan potensi energi panas bumi (geothermal) melalui data geofisika yang akurat.

“Kami melihat Lampung memiliki potensi besar untuk pengembangan layanan berbasis kebutuhan pengguna (user-customized services). Kolaborasi dengan stakeholder daerah harus terus diperkuat agar dampak instansi semakin dirasakan nyata,”akuinya

Ia juga berpesan agar seluruh insan BMKG menjaga integritas, profesionalisme, dan tetap rendah hati dalam melayani masyarakat demi mendukung pembangunan Nasional.

Sementara itu, Plt. Deputi Bidang Meteorologi, Andri Ramdhani, menyampaikan bahwa hasil inspeksi lapangan ini akan langsung dijadikan bahan evaluasi mendalam untuk menyusun cetak biru pengembangan layanan ke depan.

“Kolaborasi antar-stasiun dan antarbidang harus diperkuat. Informasi meteorologi dan klimatologi tidak boleh sekadar menjadi data, tetapi harus semakin aplikatif untuk mendukung kebutuhan operasional masyarakat dan sektor strategis,” tegas Andri.

Selain agenda teknis seperti meninjau taman alat Stasiun Klimatologi Lampung dan fasilitas Stasiun Meteorologi Radin Inten II, kunjungan kerja ini juga diisi dengan diskusi hangat bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) BMKG. Diskusi tersebut berfokus pada penguatan kapasitas, kebersamaan, serta kontribusi aktif keluarga besar BMKG dalam mendukung kinerja pelayanan publik di daerah.

Melalui rangkaian penguatan koordinasi dan inovasi ini, BMKG optimistis layanan informasi MKG di masa depan akan semakin andal, responsif, dan membawa manfaat ekonomi serta keselamatan yang lebih besar bagi masyarakat Lampung dan Indonesia. (Sandi Aditama/ red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!