Lampung Utara- Pemerintah Provinsi Lampung mempertegas komitmennya dalam menggenjot pemerataan pembangunan hingga ke tingkat akar rumput. Kamis (29/10/2026), Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melaksanakan kunjungan kerja strategis ke Kabupaten Lampung Utara dengan agenda lintas sektor mulai dari konektivitas pariwisata, pengentasan kemiskinan lewat hunian layak, hingga penguatan kapasitas Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Langkah proaktif ini mencerminkan pendekatan pembangunan yang holistic menghubungkan infrastruktur fisik dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) secara beriringan.
Titik pertama kunjungan Gubernur Mirza menyasar kawasan strategis Bendungan Way Rarem di Kecamatan Abung Pekurun. Sebagai salah satu ikon pariwisata daerah, infrastruktur jalan menuju kawasan ini menjadi sorotan utama.
Gubernur Mirza menegaskan bahwa perbaikan akses jalan mutlak dilakukan untuk mendongkrak konektivitas wilayah sekaligus mengairkan potensi ekonomi baru.
- Destinasi Unggulan: Way Rarem dinilai menyimpan potensi besar untuk disulap menjadi destinasi wisata unggulan yang memadukan daya tarik alam, budaya lokal, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar.
- Multi-plier Effect: Dengan infrastruktur yang mulus, arus kunjungan wisatawan diproyeksikan meningkat, yang pada gilirannya akan membuka lapangan kerja baru bagi warga setempat.
Rumah Layak Huni, Fondasi Hidup yang Sehat
Dari sektor pariwisata, Gubernur beralih meninjau langsung progres program bedah rumah bagian dari intervensi perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) senilai Rp20 juta per penerima manfaat.
Program ini dirancang bukan sekadar membangun fisik bangunan, melainkan menciptakan fondasi hidup yang sehat, aman, dan bermartabat bagi masyarakat prasejahtera. Basri, salah satu warga penerima manfaat, tak dapat menyembunyikan rasa syukurnya. Ia menargetkan renovasi huniannya rampung dalam waktu dua minggu ke depan berkat dukungan gotong royong dan bantuan pemerintah tersebut.

Mengawal Masa Depan Lewat Penguatan PKH dan Pendidikan
Rangkaian lawatan ditutup di Kecamatan Abung Pekurun melalui sesi dialog interaktif bersama warga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dalam forum Pertemuan Peningkatan Kuasa Keluarga (P2K2).
Dalam arahannya, Gubernur Mirza mendorong masyarakat agar cerdas dan mandiri dalam memanfaatkan berbagai instrumen bantuan sosial pemerintah. Ia memberikan penekanan khusus pada sektor pendidikan sebagai kunci utama pemutus rantai kemiskinan.
- Akses Pendidikan Luas: Warga didorong untuk aktif memanfaatkan program seperti Program Indonesia Pintar (PIP) dan KIP Kuliah.
- Investasi Jangka Panjang: Pendidikan tinggi kini bukan lagi hal yang mustahil bagi anak-anak KPM, selama ada komitmen dan pemanfaatan fasilitas negara secara optimal.
Kunjungan kerja Gubernur Mirza di Lampung Utara mengirimkan pesan kuat bahwa pembangunan di Lampung bergerak di atas dua roda utama pembangunan fisik, pembangunan sumber daya manusia. Sinergi antara perbaikan jalan, hunian layak, dan jaminan pendidikan ini diharapkan mampu menjadi cetak biru (blueprint) kesejahteraan yang merata di seluruh Kabupaten/kota di Lampung.
(Red)













