Terkuak! Ini Motif dan Jejak Dwi Bagus Bantai Istri dan Anak

SURABAYA, STUDIO2NEWS – Kasus hilangnya seorang ibu dan anak asal Bogor yang sempat menghebohkan media sosial selama sebulan terakhir akhirnya menemui titik terang yang kelam. Misteri tersebut bukan sekadar kasus orang hilang, melainkan sebuah pembunuhan berencana yang dilakukan oleh orang terdekat korban.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur, AKBP Arbaridi Jumhur, membeberkan bahwa tragedi maut ini bermula dari pertengkaran hebat di sebuah kamar hotel di Kota Madiun. Pelaku berinisial Bagus, yang tak lain merupakan suami siri korban,  kalap mata akibat rasa cemburu.

“Jadi terkait berita viral kehilangan ibu dan anak satu bulan yang lalu ya, berhasil kita ungkap. Ternyata, satu bulan hilang itu akibat tindak pidana pembunuhan,” ujar Jumhur saat memberikan keterangan resmi di Mapolda Jatim, Surabaya, Senin (26/10).

Berdasarkan pendalaman kepolisian, insiden bermula ketika korban bernama Dini (ber-KTP Bogor, Jawa Barat) terlibat cekcok sengit dengan Bagus di hotel tersebut. Dini diduga cemburu lantaran mencurigai suaminya memiliki hubungan dengan wanita lain, sementara Bagus sendiri dikabarkan masih terikat pernikahan sah dengan perempuan lain.

Emosi yang tak terkendali membuat Bagus gelap mata. Ia nekat mencekik Dini hingga tewas di dalam kamar hotel. Tak berhenti di situ, setelah sang istri tewas, pelaku memasukkan jasad korban ke dalam mobil dan meninggalkan hotel bersama anak tirinya, AGEF (anak Dini dari pernikahan sebelumnya). Di dalam mobil yang melaju itulah, pelaku kembali melancarkan aksi keji dengan mencekik AGEF hingga tewas di tempat berbeda.

Upaya pelaku untuk menutupi kejahatannya tergolong licik. Selepas menghabisi nyawa kedua korban, Bagus bahkan sempat berakting seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Ia dengan dingin mengantar pihak keluarga korban untuk melaporkan kehilangan ibu dan anak tersebut ke Polres Madiun Kota.

Hilangnya Dini dan AGEF sejak September lalu sempat membuat keluarga di Bogor resah hingga akhirnya viral di media sosial. Namun, kebusukan pelaku akhirnya tercium oleh aparat penegak hukum.

“Kita dari Polda back up, menilai ada kejanggalan-kejanggalan, dan alhamdulillah hari ini bisa terungkap,” tegas Jumhur.

Guna melenyapkan barang bukti, pelaku melancarkan siasat sadis untuk menghancurkan jasad istri siri dan anak tirinya. Jasad kedua korban sempat dibakar di belakang pekarangan rumah pelaku, lalu dimasukkan ke dalam mesin penggilingan daging sebelum akhirnya dibakar kembali dengan rencana awal hendak dibuang ke laut.

Polisi saat ini telah mengamankan sejumlah barang bukti penting, di antaranya satu unit mobil Pajero, satu unit mobil Karimun, serta satu unit sepeda motor yang digunakan sebagai sarana kejahatan. Sejumlah potongan tulang korban di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) juga tengah dikumpulkan oleh penyidik.

Hingga saat ini, Polda Jatim baru menetapkan dan menahan satu orang tersangka. Kendati demikian, polisi menegaskan bahwa penyidikan belum usai dan masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain.

“Pengakuan sementara masih satu orang, dan nanti masih kita kembangkan ke kemungkinan ada pelaku-pelaku lainnya,” pungkas Jumhur. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!