Oknum Kabid di Mesuji yang Digerebek Warga Ternyata Pernah Rusak Fasilitas Kantor Saat Ditegur Selingkuh

MESUJI, studio2news.com – Fakta baru mulai terungkap pasca-penggerebekan dua oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji yang diduga berbuat mesum di kantor dinas pada Selasa malam (12/5/2026).

Pasangan selingkuh berinisial AD dan R tersebut dikabarkan sudah menjalin hubungan gelap selama bertahun-tahun. Ironisnya, baik AD maupun R diketahui telah memiliki pasangan sah masing-masing.

AD menjabat sebagai Kepala Bidang Kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji, sedangkan R merupakan tenaga PPPK di Dinas Koperindag kabupaten setempat.

Berdasarkan keterangan rekan kerja, keduanya memang kerap memanfaatkan ruang kerja sebagai tempat bertemu. Tak hanya itu, AD dikenal memiliki tabiat temperamental jika hubungan asmaranya diusik. Ia bahkan dilaporkan pernah merusak fasilitas kantor saat ditegur karena berduaan dengan R.

“Hubungan mereka sudah lama, mungkin sekitar empat tahun lebih. Sering berduaan di kantor saat situasi sepi. Pernah ditegur, tapi pak AD malah emosi. Dia tidak terima hingga memotong kabel dispenser dan menendang kursi serta meja,” ungkap seorang sumber yang enggan disebutkan identitasnya, Rabu (13/5/2026).

Sumber tersebut menambahkan bahwa keduanya belakangan ini mulai berani pamer kemesraan di lingkungan Pemkab Mesuji tanpa rasa malu. “Sering pulang-pergi bareng. Sudah tidak sembunyi-sembunyi lagi, sekarang sudah terang-terangan,” imbuhnya.

Terkait insiden penggerebekan oleh warga tersebut, pihak kepolisian menyatakan masih memantau perkembangan situasi. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi dari pihak keluarga atau pasangan sah masing-masing pelaku.

Kasi Humas Polres Mesuji, IPDA Tata Subrata, mewakili Kapolres Mesuji AKBP Muhammad Firdaus, menyatakan pihaknya masih menunggu koordinasi lebih lanjut.

“Kami belum memonitor apakah sudah ada laporan resmi terkait penggerebekan dugaan perselingkuhan semalam. Nanti akan kami informasikan lebih lanjut,” jelas IPDA Tata saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Sebelumnya, puluhan warga melakukan penggerebekan di salah satu kantor pemerintahan setempat pada Selasa malam sekitar pukul 21.30 WIB. Warga yang resah dengan aktivitas di dalam kantor tersebut akhirnya masuk dan mendapati pasangan non-mukrim ini sedang berada di dalam ruangan dalam situasi yang mencurigakan. (Sandi/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!