JAKARTA, studio2news – Memasuki akhir bulan Juni, PT Pertamina (Persero) tetap memberlakukan penyesuaian harga untuk sejumlah produk Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi. Kebijakan ini terpantau masih berlaku pada hari ini, Sabtu (27/6/2026).
Langkah penyesuaian harga ini merupakan implementasi dari regulasi yang ditetapkan pemerintah, yakni Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022. Regulasi ini merupakan perubahan atas Kepmen Nomor 62 K/12/MEM/2020 yang mengatur formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran jenis BBM umum, baik bensin maupun solar yang disalurkan melalui SPBU.
Sebagai pengingat, PT Pertamina Patra Niaga telah melakukan penyesuaian harga untuk produk Pertamax dan Pertamax Green 95 yang efektif sejak Rabu (10/6/2026).
Untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen, seperti DKI Jakarta dan sekitarnya, harga Pertamax tercatat naik menjadi Rp16.250 per liter dari harga sebelumnya Rp12.300 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 mengalami penyesuaian menjadi Rp17.000 per liter dari harga sebelumnya Rp12.900 per liter.
Di sisi lain, Pertamina memastikan harga untuk produk nonsubsidi lainnya tetap stabil. Pertamax Turbo (RON 98) masih dibanderol Rp20.750 per liter, Dexlite pada level Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex tetap di angka Rp24.800 per liter. Sementara itu, harga BBM subsidi jenis Pertalite dan Bio Solar juga tidak mengalami perubahan, masing-masing tetap di harga Rp10.000 per liter dan Rp6.800 per liter.
Berikut adalah rincian harga BBM di berbagai wilayah Indonesia :
Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, Sumatera Selatan, Jambi, Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, dan Papua (beragam) dengan rincian Pertalite dijual Rp10.000, Pertamax Rp16.650, Pertamax Turbo Rp21.200 (jika tersedia), Dexlite Rp23.500, dan Solar Rp6.800 per liter.
DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp16.250, Pertamax Turbo Rp20.750, Pertamax Green 95 Rp17.000 (Jawa), Dexlite Rp23.000, Pertamina Dex Rp24.800, dan Solar Rp6.800 per liter.
Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp17.000, Pertamax Turbo Rp21.650, Dexlite Rp24.000, Pertamina Dex Rp25.900, dan Solar Rp6.800 per liter.
Wilayah FTZ (Sabang & Batam), Memiliki skema harga khusus, di mana Pertalite tetap Rp10.000 dan Solar Rp6.800 per liter, dengan variasi harga untuk Pertamax dan produk lainnya yang lebih rendah dibanding wilayah daratan utama.
Kendati demikian, harga dapat berbeda di setiap daerah menyesuaikan dengan kebijakan PBBKB setempat. Informasi lengkap dapat diakses melalui laman resmi Pertamina. (Red).













