Timnas Indonesia Tak Berdaya, Dipermalukan Vietnam Tiga Gol Tanpa Balas di Kandang Sendiri

Oplus_131072

Studio2Sport – Mimpi buruk benar-benar menjadi nyata bagi Timnas Indonesia di hadapan pendukungnya sendiri. Skuad Garuda harus menelan pil pahit usai dibantai Vietnam dengan skor telak 0-3 tanpa balas pada laga ketiga fase grup ASEAN Hyundai Cup (Piala AFF) 2026 di Stadion Pakansari, Senin (3/8/2026).

Bermain di kandang sendiri seharusnya menjadi suntikan motivasi berlipat ganda. Namun, yang tersaji justru sebuah pertunjukan antiklimaks. Dominasi penguasaan bola yang dipamerkan Indonesia sepanjang pertandingan menjadi sia-sia akibat rapuhnya lini belakang dan tumpulnya penyelesaian akhir.

Sejak peluit kick-off dibunyikan, intensitas tinggi langsung tersaji. Kedua tim mencoba bermain terbuka dan saling melancarkan tekanan. Sial bagi Indonesia, Vietnam terbukti jauh lebih efektif dalam memanfaatkan setiap celah.

Laga baru berjalan enam menit, publik Stadion Pakansari langsung terbungkam. Kerja sama apik lini serang Vietnam diakhiri dengan dingin oleh Van Vi Nguyen, yang sukses memperdaya kiper Nadeo Argawinata dan mengubah skor menjadi 0-1.

Tertinggal cepat, Indonesia mencoba merespons. Menit ke-10, Garuda sempat menebar ancaman melalui kreasi Thom Haye yang umpannya di kotak penalti masih mampu dihalau. Tak lama berselang, peluang emas jatuh ke kaki Mitchell Baker usai menerima sodoran matang dari Ivar Jenner, sayang sepakannya terlalu lemah untuk mengancam gawang lawan.

Alih-alih menyamakan kedudukan, gawang Indonesia kembali jebol pada menit ke-14. Melalui skema serangan balik cepat yang mematikan, Hai Long Nguyen dengan tenang mencetak gol kedua Vietnam.

Tertinggal dua gol membuat Indonesia kepayahan. Hingga menit ke-35, aliran serangan Garuda selalu kandas membentur disiplinnya tembok pertahanan Vietnam. Menjelang turun minum, Vietnam bahkan nyaris menambah keunggulan lewat sundulan yang masih melebar. Sundulan tipis Mitchell Baker di masa injury time babak pertama (45+4′) juga gagal menemui sasaran. Skor 0-2 bertahan hingga turun minum.

Memasuki paruh kedua, Vietnam sama sekali tidak mengendurkan tempo. Mereka tetap tampil menekan dan langsung menguji lini belakang Indonesia.

Peluang terbaik Indonesia sempat hadir di menit ke-58 lewat sepakan terukur Thom Haye dari dalam kotak penalti, namun bola masih tepat berada di pelukan kiper Vietnam.

Nadeo Argawinata sempat melakukan penyelamatan krusial pada menit ke-70 untuk menjaga asa. Namun, pertahanan Indonesia akhirnya benar-benar runtuh semenit kemudian. Pada menit ke-71, Nguyen Xuan Song lolos dari jebakan offside dan dengan mudah mencetak gol ketiga bagi tim tamu, memperlebar keunggulan menjadi 0-3.

Tertinggal tiga gol, Garuda semakin frustrasi. Hingga menit ke-85, upaya demi upaya lini serang Indonesia selalu mental di hadapan kokohnya benteng pertahanan The Golden Star Warriors.

Peluang emas terakhir Indonesia lahir di menit ke-88 melalui sundulan keras Rizky Eka Pratama. Sayang, refleks gemilang kiper Vietnam kembali menggagalkan peluang tersebut.

Hingga peluit panjang dibirkan wasit, skor 0-3 untuk kemenangan Vietnam tidak berubah. Kekalahan memalukan di kandang sendiri ini menjadi pekerjaan rumah yang sangat berat bagi skuad Garuda untuk bangkit di sisa laga ASEAN Hyundai Cup 2026. (Diq).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!