Bandar Lampung- Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Farid Ahmad, menyerukan konsolidasi lintas elemen masyarakat untuk memperkuat ketahanan daerah berbasis komunitas dan pemanfaatan media digital. Pesan strategis tersebut disampaikan dalam pembukaan Kemah Bhakti Satya Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang berlangsung di Lapangan Kepayang, Bumi Perkemahan Pramuka, Bandar Lampung, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan yang dihadiri oleh 1.260 anggota Linmas dari 126 kelurahan se-Provinsi Lampung ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan elemen masyarakat sipil.
Dalam pemaparannya, Raffi menegaskan bahwa penguatan kapasitas masyarakat di tingkat desa dan kelurahan di Lampung memiliki keterkaitan erat dengan agenda prioritas nasional. Langkah ini dinilai sejalan dengan poin keenam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menitikberatkan pada pembangunan dari pinggiran serta pemerataan ekonomi berkeadilan.
Raffi menggarisbawahi tiga pilar utama dalam optimalisasi peran masyarakat dan generasi muda:
- Integritas Tata Kelola Desa: Mengimbau Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) untuk mengawal tata kelola serta penggunaan anggaran desa secara transparan, akuntabel, dan berorientasi solusi, mulai dari tahap perencanaan hingga pertanggungjawaban.
- Optimalisasi Jaringan Aslinmas: Mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam sistem deteksi dini, pengamanan wilayah, dan penanggulangan bencana melalui integrasi jaringan nasional Asosiasi Linmas (Aslinmas) yang kini menaungi lebih dari 1,2 juta anggota di seluruh Indonesia.
- Digitalisasi Edukasi Kesadaran Hukum dan Bencana: Mengajak para insan kreatif, pekerja seni, serta pembuat konten (influencer) lokal untuk memanfaatkan media digital secara persuasif guna meningkatkan kesadaran hukum dan kesiapsiagaan bencana di masyarakat.
Melalui konsolidasi terpadu ini, Pemerintah Provinsi Lampung optimistis sinergi yang terbangun akan semakin solid, menciptakan stabilitas keamanan daerah yang kondusif, sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Sandi Putra/ Red)













