Lampung Utara, Studio2News – Harapan untuk mendapatkan akses layanan kesehatan yang mudah dan merata kini bukan lagi angan-anangan bagi warga Desa Sawo Jajar, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara.
Melalui program jemput bola bertajuk pelayanan kesehatan Puskesmas Mider, Puskesmas Madukoro hadir langsung di tengah-tengah masyarakat untuk memastikan kondisi kesehatan warga tetap terjaga.
Bertempat di Balai Desa Sawo Jajar pada Kamis (27/8/2026), suasana halaman dan ruang balai tampak hidup sejak pagi. Puluhan warga, didominasi para lanjut usia dan ibu rumah tangga, terlihat antusias mendatangi meja-meja pelayanan medis yang disiapkan oleh tim kesehatan.
Tercatat sebanyak 47 warga memanfaatkan kesempatan emas ini untuk memeriksakan kondisi fisik mereka secara cuma-cuma, mulai dari pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, hingga konsultasi keluhan kesehatan harian.
Kepala Puskesmas Madukoro, Janges Bramantyo, menjelaskan bahwa program jemput bola ini merupakan wujud nyata komitmen fasilitas kesehatan tingkat pertama untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat, khususnya yang berjarak cukup jauh dari pusat layanan kesehatan.
Menurutnya, pendekatan proaktif seperti ini sangat krusial untuk mendeteksi potensi penyakit sejak dini sebelum berkembang menjadi masalah serius.
“Kami ingin memastikan bahwa negara, melalui layanan kesehatan dasar, hadir tanpa sekat di tengah masyarakat. Program jemput bola ini dirancang agar warga yang memiliki keterbatasan akses atau waktu tetap bisa mendapatkan hak pemeriksaan kesehatan secara berkala,” ujar Janges Bramantyo.
Senada dengan hal tersebut, dokter penanggung jawab layanan, dr. Fauzan, menyoroti pentingnya edukasi kesehatan langsung kepada masyarakat dalam kegiatan jemput bola ini. Dari puluhan warga yang memeriksakan diri hari ini, sebagian besar didominasi oleh keluhan degeneratif seperti hipertensi dan kelelahan otot yang kerap diabaikan oleh masyarakat.
“Antusiasme warga Desa Sawo Jajar luar biasa tinggi. Temuan hari ini memperlihatkan bahwa kesadaran untuk memeriksakan kesehatan sebenarnya ada, namun terkadang terkendala jarak dan keengganan untuk datang ke puskesmas. Melalui pemeriksaan langsung di balai desa ini, kami bisa memberikan edukasi preventif sekaligus penanganan dini yang tepat,” ungkap dr. Fauzan.
Kehadiran tim medis Puskesmas Madukoro ini disambut hangat oleh warga Desa Sawo Jajar. Mereka berharap program jemput bola serupa dapat rutin diselenggarakan, sehingga denyut kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa dapat terus terpantau dengan baik tanpa harus terbebani jarak dan biaya. (Red).













