Program Puskesmas Mider Tanjung Raja Sasar Warga Desa Tulung Balak

Lampung Utara, — Pemerintah Daerah terus menunjukkan komitmen nyatanya dalam memberikan jaminan layanan kesehatan yang merata dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Salah satu langkah konkrit tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan program Puskesmas Mider (pelayanan kesehatan keliling) yang diselenggarakan oleh Puskesmas Tanjung Raja di Desa Tulung Balak, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan pelayanan kesehatan gratis yang dilaksanakan secara langsung di tengah pemukiman warga ini mendapat sambutan antusias. Antrean masyarakat yang ingin memeriksakan diri sudah terlihat sejak pagi hari. Berdasarkan catatan petugas medis di lapangan, sebanyak 40 warga memanfaatkan momentum tersebut untuk berobat dan konsultasi kesehatan tanpa dipungut biaya.

Dari hasil pemeriksaan tim medis, secara garis besar keluhan penyakit yang dialami masyarakat cukup bervariasi. Namun, kasus Hipertensi (tekanan darah tinggi) masih dominan dan menjadi penyakit yang paling banyak diidap oleh warga setempat. Petugas pun memberikan penanganan medis, pembagian obat-obatan, serta edukasi khusus mengenai pentingnya menjaga pola makan dan gaya hidup sehat guna mengontrol tekanan darah.

Kepala Puskesmas Tanjung Raja, Hj. Bdn. Reliyana, S.ST., M.Kes., menyampaikan bahwa program Puskesmas Mider merupakan instrumen penting dalam mendekatkan jangkauan pelayanan medis hingga ke pelosok desa, sesuai dengan arahan dan komitmen Pemerintah Daerah.

“Program Puskesmas Mider ini adalah wujud komitmen Pemerintah Daerah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan gratis yang inklusif dan mudah diakses. Hari ini di Desa Tulung Balak, sebanyak 40 warga telah mendapatkan pemeriksaan medis. Kami melihat kasus Hipertensi masih mendominasi, sehingga selain pengobatan, kami juga memberikan edukasi agar masyarakat lebih peduli terhadap pencegahan PTM (Penyakit Tidak Menular),” ungkap Hj. Bdn. Reliyana, S.ST., M.Kes.

Ia menambahkan, pihak Puskesmas Tanjung Raja akan terus memutar jadwal pelayanan mider ke desa-desa lain di wilayah kerjanya secara berkesinambungan. Langkah sistematis ini diharapkan dapat mendeteksi potensi penyakit warga sejak dini serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!