LAMPUNG UTARA – Komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam mendekatkan akses pelayanan kesehatan masyarakat terus direalisasikan secara konsisten. Tim tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Wonogiri kembali meluncurkan program unggulan “Puskesmas Mider” dengan menyambangi langsung warga Desa Way Melan, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kamis (8/10/2026).
Antusiasme warga terlihat tinggi saat memanfaatkan layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis yang digelar di pemukiman setempat. Tercatat sebanyak 21 warga mendatangi lokasi pelayanan untuk mengeluhkan kondisi kesehatan serta mendapatkan pengobatan secara langsung.
Dari hasil pemeriksaan medis di lapangan, mayoritas warga yang berobat didominasi oleh penyakit tidak menular (PTM) serta gangguan lambung dan persendian, seperti Hipertensi (HT), Gastritis (maag), dan Rheumatoid Arthritis (rematik/radang sendi).
Kepala Puskesmas Wonogiri, dr. Endang Sulistriawati, M.Kes., menyampaikan bahwa kehadiran program Puskesmas Mider bertujuan untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat, khususnya yang berjarak cukup jauh dari fasilitas kesehatan, tetap mendapatkan pengawasan medis berkala.
“Melalui program Puskesmas Mider, kami ingin memotong jarak dan waktu agar masyarakat Desa Way Melan bisa dengan mudah mengontrol kesehatannya. Sebagian besar keluhan warga hari ini berhubungan dengan Hipertensi, Gastritis, dan permasalahan sendi. Kami berikan pengobatan langsung serta edukasi pola hidup sehat agar pencegahan bisa dilakukan sejak dini,” ujar dr. Endang.
Sementara itu, Forniyati, S.KM., M.M., menambahkan bahwa integrasi program promotif, preventif, dan kuratif dalam Puskesmas Mider akan terus digencarkan secara berkesinambungan di wilayah kerja Puskesmas Wonogiri.
“Puskesmas Mider bukan sekadar memberikan obat gratis, melainkan bentuk hadirnya negara dalam menjaga kualitas hidup masyarakat. Kami mengimbau warga agar tidak ragu memeriksakan kesehatan secara rutin dan menjaga pola makan serta aktivitas fisik harian,” tutur Forniyati.
Melalui kegiatan jemput bola ini, diharapkan kesadaran masyarakat Desa Way Melan akan pentingnya deteksi dini kesehatan semakin meningkat, sehingga angka kesakitan akibat penyakit kronis dapat ditekan secara optimal. (Red).













