Kunjungi Warga Dusun Talang Betung, Puskesmas Kemalo Abung Melayani 24 Pasien Lewat Program Mider

​LAMPUNG UTARA — Puskesmas Kemalo Abung kembali membuktikan komitmennya dalam menghadirkan akses layanan kesehatan langsung ke tengah masyarakat. Melalui program layanan kesehatan gratis Puskesmas Mider, tim medis menyambangi warga Dusun Talang Betung, Desa Cabang Empat, pada Selasa (13/10/2026).

​Langkah jemput bola ini disambut antusias oleh warga setempat. Terbukti, sebanyak 24 pasien tercatat memanfaatkan layanan pengobatan mandiri dan konsultasi medis gratis yang disediakan di lokasi.

​Dari hasil pemeriksaan medis yang dilakukan tim di lapangan, keluhan penyakit pencernaan atau dyspepsia (maag) mendominasi daftar gangguan kesehatan yang dialami oleh masyarakat Dusun Talang Betung.

​Kepala Puskesmas Kemalo Abung, Ristin Apriani SKM ,M.Kes,menyampaikan bahwa program Puskesmas Mider merupakan pilar penting dalam memastikan pemerataan jangkauan layanan kesehatan, khususnya bagi wilayah yang berjarak cukup jauh dari fasilitas kesehatan utama.

​”Puskesmas Mider ini kami hadirkan agar tidak ada lagi masyarakat yang terkendala jarak dan biaya untuk mendapatkan pelayanan medis dasar. Kami ingin memastikan kehadiran negara dan pemerintah daerah terasa langsung di tengah-tengah warga, khususnya di Dusun Talang Betung ini,” ujar Ristin Apriani.

​Senada dengan hal tersebut, penanggung jawab program, dr Afria Saryani, menekankan pentingnya edukasi pola hidup sehat seiring dengan tingginya angka temuan kasus dyspepsia pada kunjungan kali ini.

​”Dari 24 pasien yang kami layani hari ini, kasus terbanyak adalah dyspepsia. Selain memberikan pengobatan dan obat-obatan secara gratis, kami juga mengedukasi warga terkait pentingnya menjaga pola makan teratur, kebersihan konsumsi, serta pencegahan stres yang sering menjadi pemicu utama maag,” jelas dr Afria Saryani

​Melalui kegiatan berkala ini, Puskesmas Kemalo Abung berharap tingkat kesadaran kesehatan masyarakat terus meningkat, sekaligus mampu mendeteksi potensi penyakit sejak dini tanpa membebani finansial warga. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!