Konflik Tim Hukum Makan Bergizi Gratis, Elza Syarief ‘Didepak’ atau Mundur Duluan?

JAKARTA, studio2news – Drama di balik kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) kian memanas. Status Elza Syarief sebagai kuasa hukum mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, kini berakhir dengan narasi yang bertolak belakang.

Di saat Elza Syarief mengklaim memilih mundur karena merasa posisinya terancam, pihak Sony justru melontarkan fakta berbeda. Krisna Murti, rekan sesama kuasa hukum Sony, menegaskan bahwa Elza tidak mengundurkan diri secara sukarela, melainkan kuasanya telah dicabut oleh pihak keluarga Sony.

Krisna mengaku terkejut dengan narasi yang dibangun Elza. Menurutnya, keputusan tersebut murni instruksi dari keluarga kliennya yang diterima beberapa hari lalu.

“Betul, saya juga terkejut. Artinya, kenapa beliau bilang mundur? Padahal yang benar adalah pihak keluarga yang mencabut kuasa Bu Elza,” ujar Krisna kepada awak media, Kamis (18/6/2026).

Krisna mengaku tidak mengetahui alasan spesifik di balik langkah drastis keluarga tersebut. Ia menegaskan bahwa dalam tim ini, setiap pengacara memiliki surat kuasa yang bersifat individual, sehingga keputusan keluarga tidak serta merta berdampak pada tim pembela lainnya.

Sebelumnya, Elza Syarief sempat menyinggung bahwa peluang Sony untuk mendapatkan status justice collaborator (JC) akan terhambat jika kliennya masih berusaha melindungi pihak tertentu. Elza mengisyaratkan adanya ketidakterbukaan dalam proses hukum ini.

Namun, Krisna membantah keras tudingan tersebut. Ia memastikan bahwa sejauh proses pemeriksaan yang ia dampingi di Kejaksaan Agung, Sony telah memberikan keterangan yang transparan.

“Setahu saya, Pak Sony sudah buka semua dalam BAP. Saya tidak mengerti arah pernyataan Bu Elza ke mana. Jujur, saya bingung dengan pernyataan-pernyataan beliau,” pungkas Krisna.

Di sisi lain, Elza Syarief sebelumnya memberikan pernyataan yang cukup kontroversial kepada media pada Rabu (17/6/2026). Ia mengaku mencium gelagat bahwa pihak-pihak tertentu di balik kasus ini menginginkan dirinya segera tersingkir.

“Mereka merasa saya berbahaya, dan saya melihat ada upaya supaya saya dicabut kuasanya. Sebelum saya dicabut, saya mundur saja. Sama saja dicabut atau mundur, yang penting saya bukan kuasanya lagi,” tegas Elza.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak keluarga Sony Sonjaya mengenai alasan mendasar pencabutan kuasa tersebut. Konflik internal tim hukum ini pun kini menjadi sorotan, mengingat kasus korupsi MBG menyangkut program strategis nasional yang sedang menjadi perhatian publik. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!