Jakarta,Studio2News- Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengingatkan agar para siswa penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak membawa pulang makanan MBG ke rumah dan mengonsumsi makanan tersebut sesuai waktu.
Menurut Sudaryono, menyampaikan makanan MBG yang dibawa pulang berpotensi mengalami perubahan kualitas karena kondisi penyimpanan setelah makanan keluar dari pengawasan penyelenggara program.
“Kami mengimbau kepada para siswa, dan juga memohon kepada Bapak Ibu Guru untuk memberitahu kepada peserta didik, siswa-siswa di kelasnya, untuk kemudian tidak membawa pulang menu makanan MBG ke rumah,” ujarnya, dikutip Selasa (11/8).
Sudaryono menjelaskan, kondisi makanan setelah dibawa pulang tidak dapat sepenuhnya dipastikan, termasuk terkait bagaimana makanan tersebut disimpan hingga akhirnya dikonsumsi. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko apabila makanan sudah mengalami kerusakan.
Tak hanya itu, dari beberapa kasus keracunan yang terjadi, terdapat orang tua siswa yang turut mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan MBG yang dibawa pulang ke rumah.
“Karena makanan yang dibawa pulang ke rumah, kita tidak tahu kualitasnya, tidak tahu kerusakannya yang bisa jadi dikhawatirkan menimbulkan keracunan bagi siswa yang mengonsumsi,” jelasnya.
Untuk itu, BGN meminta dukungan pihak sekolah dan tenaga pendidik untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai pentingnya mengonsumsi makanan MBG sesuai ketentuan.
Edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga keamanan pangan sejak makanan diterima hingga dikonsumsi. BGN menegaskan bahwa keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan oleh terpenuhinya kebutuhan gizi penerima manfaat, tetapi juga oleh terjaminnya keamanan makanan yang dikonsumsi. (Red)













