Inspektorat Turun Tangan, Aset Negara dan Rekam Medis 2 Dekade Ludes di Gudang RSUD Ryacudu yang Terbakar

LAMPUNG UTARA, Studio2News – Pasca insiden kebakaran yang melanda gudang penyimpanan RSUD H.M. Ryacudu Kotabumi, Lampung Utara, pada Minggu malam (30/8/2026), Inspektorat Kabupaten Lampung Utara langsung bergerak cepat melakukan penelusuran mendalam terhadap aset-aset negara yang terdampak.

Berdasarkan keterangan Inspektur Pembantu Khusus (Irbansus) Inspektorat Lampung Utara, Kausyar, terdapat tiga kategori aset krusial yang berada di dalam gudang saat musibah terjadi. Ketiga aset tersebut meliputi dokumen hasil rekam medis pasien selama 20 tahun terakhir, perangkat alat kesehatan (alkes) yang tidak terpakai, serta sejumlah alkes hibah yang berasal dari Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Provinsi.

“Ada tiga poin utama yang saat ini menjadi fokus penelusuran dan pendataan kami di lapangan,” ujar Kausyar terkait inventarisasi dampak kebakaran di lingkungan rumah sakit pelat merah tersebut.

Terkait dengan total kerugian material akibat musibah ini, pihak Inspektorat menyatakan bahwa nominal pastinya masih dalam proses penghitungan internal oleh manajemen RSUD H.M. Ryacudu Kotabumi.

Sebelumnya diberitakan, pelayanan operasional di RSUD H.M. Ryacudu Kotabumi kini telah kembali berjalan normal pasca-kebakaran yang menghanguskan area gudang penyimpanan logistik tersebut. Direktur RSUD H.M. Ryacudu Kotabumi, dr. Cholif Paku Alamsyah, memastikan bahwa peristiwa nahas ini sama sekali tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Seluruh pasien yang sempat dievakuasi secara preventif saat insiden berlangsung kini sudah kembali menempati ruang perawatan masing-masing dengan aman.

“Pasien yang sempat dievakuasi sudah dipindahkan kembali ke ruang perawatan,” tegas dr. Cholif saat dikonfirmasi, Senin (31/8/2026).

Titik api yang pertama kali terdeteksi oleh petugas di lapangan sekitar pukul 19.00 WIB tersebut melahap area gudang yang menyimpan barang-barang serta alat kesehatan non-aktif. Berkat kesigapan petugas internal, api berhasil dicegah agar tidak merembet ke fasilitas medis utama. Manajemen rumah sakit juga bergerak cepat berkoordinasi dengan jajaran Kepolisian serta Dinas Pemadam Kebakaran untuk proses pemadaman, evakuasi, dan pendinginan.

Atas penanganan darurat yang sigap dan terkoordinasi tersebut, pihak manajemen RSUD H.M. Ryacudu menyampaikan apresiasi mendalam kepada tim Pemadam Kebakaran, aparat kepolisian, serta seluruh staf rumah sakit yang bahu-membahu mengamankan situasi di lapangan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!