LAMPUNG, Studio2News – Gunung Anak Krakatau kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik dengan mengalami gempa pada Rabu (16/9/2026) dini hari.
Informasi tersebut disampaikan resmi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung melalui akun Instagram resminya, @bpbdlampung.
Berdasarkan hasil pengamatan pada periode pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, tercatat beberapa aktivitas kegempaan di tubuh gunung api aktif tersebut.
“Satu kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 43 mm dan durasi gempa 9 detik, serta satu kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 1-5 mm, dominan 2 mm,” tulis akun resmi @bpbdlampung, Rabu (16/9/2026).
Visual Gunung Anak Krakatau teramati tertutup kabut tipis hingga tebal (0-III) dengan asap kawah yang tidak terlihat. Kondisi cuaca di sekitar lokasi dipantau cerah hingga berawan, diiringi hembusan angin lemah ke arah barat laut.
Menanggapi kondisi tersebut, BPBD Lampung mengimbau seluruh pihak untuk tetap waspada dan mematuhi zona aman yang telah ditetapkan.
BPBD Lampung, masyarakat, pengunjung, wisatawan, maupun pendaki diimbau tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif. (Red).













