Disabet dari 120 Kabupaten se-Sumatera, Lampung Utara Raih Juara III TP2DD Terbaik Regional dan Peringkat I se-Provinsi

Jakarta- Pemerintah Kabupaten Lampung Utara kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Kabupaten bertajuk Ragem Tunas Lampung ini resmi ditetapkan sebagai Kabupaten Terbaik III Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) 2026 Wilayah Sumatera oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI bersama Kementerian Dalam Negeri RI.

Pencapaian strategis ini mengukuhkan posisi Lampung Utara sebagai pionir transformasi digital di tingkat daerah, sekaligus menempatkannya sebagai Kabupaten Terbaik I di Provinsi Lampung dalam hal tata kelola keuangan digital.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan dalam rangkaian Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) dan Indonesia Fintech Summit and Expo (IFSE) 2026, yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) P2DD 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (24/9/2026).

Hadir mewakili Penjabat Bupati Lampung Utara, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Sri Mulyana, didampingi Kepala Bidang Penagihan dan Pelaporan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lampung Utara, Merlyn Sofia.

Kabid Penagihan dan Pelaporan Bapenda Lampung Utara, Merlyn Sofia, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari komitmen berkelanjutan Pemkab Lampung Utara dalam mendorong modernisasi sistem keuangan daerah.

Mengutip arahan Kepala Bapenda Lampung Utara, Desyadi, Merlyn menjelaskan bahwa kunci sukses transformasi ini terletak pada perluasan ekosistem transaksi non-tunai yang terintegrasi, transparan, dan akuntabel.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berkomitmen penuh meningkatkan tata kelola digital secara menyeluruh. Hal ini diwujudkan melalui optimalisasi pemungutan pajak dan retribusi daerah berbasis sistem digital, seperti aplikasi SiKEPTAX dan Retribusi Billing Center,” ujar Merlyn.

Sistem digitalisasi tersebut diperkuat dengan perluasan kanal pembayaran mutakhir, mulai dari pengaplikasian Virtual Account, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), hingga kemitraan kanal pembayaran elektronik lainnya. Langkah ini tidak hanya mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan, tetapi juga terbukti ampuh meningkatkan kepatuhan wajib pajak serta mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Penghargaan Championship TP2DD diberikan sebagai bentuk apresiasi tertinggi Pemerintah pusat kepada daerah yang dinilai progresif dalam membangun ekosistem ekonomi dan keuangan digital.

Dari total 120 kabupaten di wilayah Sumatera yang dinilai secara ketat, Lampung Utara berhasil menembus posisi tiga besar. Keberhasilan ini membuktikan bahwa efisiensi administrasi, monitoring real-time, dan pengawasan penerimaan daerah berbasis digital di Lampung Utara berjalan sangat efektif.

Melalui pencapaian ini, Pemkab Lampung Utara optimistis dapat terus memperkuat ekosistem digital daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, serta menyajikan pelayanan publik yang makin transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kemudahan masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!