Dedikasi dan Ketulusan Tim Puskesmas Mider Bawa Senyum dan Harapan Sehat Warga Negara Tulang Bawang

STUDIO2NEWS, LAMPUNG UTARA — Sinar matahari Kamis pagi (15/10/2026) belum sepenuhnya menyengat ketika rombongan tim tenaga kesehatan (nakes) dari Puskesmas Rawat Inap Tulang Bawang Baru bergegas mempersiapkan peralatan medis.

Hari itu, semangat pengabdian kembali memanggil mereka untuk bergerak dalam program jemput bola bertajuk Puskesmas Mider, sebuah inovasi pelayanan kesehatan gratis yang menyasar langsung ke tengah-tengah pemukiman warga.

Berlokasi di Klinik PG Bunga Mayang, Desa Negara Tulang Bawang, kegiatan rutin yang digelar setiap hari Kamis sepanjang bulan Oktober ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara Puskesmas Rawat Inap Tulang Bawang Baru dan PT SGN Pabrik Gula Bunga Mayang.

Sejak meja pendaftaran dibuka, antusiasme warga terlihat begitu hangat. Dengan senyum ramah dan kesabaran tinggi, para tenaga kesehatan menyapa satu per satu warga yang datang, sebagian besar di antaranya adalah kalangan lansia yang merindukan layanan kesehatan terjangkau dan mudah diakses.

Pelayanan yang berlangsung penuh kehangatan ini dikomandoi langsung oleh Kepala Puskesmas Rawat Inap Tulang Bawang Baru, Ahmad Yusri Zulkifli, S.ST., MM. Bersama dokter penanggung jawab, dr. Desti Diana Sari, serta jajaran staf medis, mereka bekerja tanpa lelah memastikan setiap keluhan warga tertangani dengan baik.

“Melihat senyum tenang para sesepuh dan warga setelah diperiksa serta mendapatkan obat adalah kebahagiaan terbesar bagi kami. Program Puskesmas Mider ini hadir agar masyarakat tidak perlu ragu atau kesulitan lagi untuk mendapatkan hak kesehatan mereka,” tutur Ahmad Yusri di sela-sela kegiatan.

Tidak sekadar memeriksa tekanan darah atau memberikan resep obat, tim nakes juga secara telaten mendengarkan curahan hati para pasien terkait kondisi fisik yang dialami sehari-hari. Pendekatan humanis dan penuh empati ini menjadi penawar dahaga bagi warga desa yang kerap menahan sakit akibat keterbatasan akses.

Tercatat sebanyak 51 orang warga memanfaatkan pelayanan kesehatan gratis pada Kamis pekan ini. Sebagian besar warga yang hadir mengeluhkan gangguan kesehatan khas usia produktif dan senja, seperti:

  • Nyeri Persendian & Asam Urat: Keluhan yang paling dominan dirasakan oleh para pekerja dan petani lokal.
  • Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi) & Diabetes: Penyakit degeneratif yang membutuhkan pemantauan rutin serta edukasi pola makan.

Melalui pemeriksaan cermat dari dr. Desti Diana Sari, warga tidak hanya mendapatkan obat-obatan secara gratis, tetapi juga saran medis mengenai gaya hidup sehat dan pencegahan komplikasi penyakit.

Kerja sama berkelanjutan dengan PT SGN Pabrik Gula Bunga Mayang ini menjadi bukti bahwa sinergi antara fasilitas kesehatan pemerintah dan sektor swasta mampu memberikan dampak langsung yang dirasakan oleh masyarakat akar rumput.

Lewat program Puskesmas Mider, hadirnya pelayanan medis hingga ke pelosok desa bukan lagi sekadar kewajiban administratif, melainkan manifestasi dari keikhlasan, pengabdian, dan kepedulian tulus insan kesehatan demi menciptakan masyarakat Lampung Utara yang lebih sehat dan sejahtera. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!