Bangun Kedekatan Tanpa Jarak, Pangdam XXI/Raden Intan Ajak Prajurit Push Up Bersama

Bandar Lampung, studio2news – Suatu pemandangan berbeda dan penuh inspirasi tersaji di Makodam XXI/Raden Intan. Dipimpin langsung oleh Panglima Kodam (Pangdam) XXI/Raden Intan, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, jajaran pimpinan dan prajurit melebur dalam aksi push up bersama.

Aksi ini bukan sekadar latihan fisik biasa, melainkan simbol kuat dari komitmen pimpinan dalam membangun jembatan kebersamaan dan meruntuhkan sekat birokrasi antara atasan dan bawahan.

Mayjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan bahwa esensi dari kekuatan TNI AD terletak pada soliditas dan rasa senasib sepenanggungan. Melalui aktivitas fisik spontan ini, tercipta ruang interaksi yang sehat di mana seorang jenderal dan prajurit berpangkat terendah berada di posisi yang sama: memeras keringat demi menjaga performa.

“Seorang pemimpin tidak hanya memberi komando dari balik meja, tetapi juga harus hadir di tengah-tengah anggota, merasakan apa yang mereka rasakan. Push up bersama ini adalah cara kami memupuk rasa kebersamaan, menyamakan ritme, dan memperkuat ikatan emosional antara pimpinan dan anggota,” ujar Pangdam.

Selain aspek psikologis, kegiatan ini membawa pesan edukatif yang mendalam mengenai pentingnya menjaga kebugaran. Sebagai pilar pertahanan negara, setiap personel TNI AD dituntut memiliki stamina yang prima di atas rata-rata.

Ketahanan fisik yang mumpuni bukan sekadar kewajiban dinas, melainkan investasi bagi setiap prajurit agar selalu siap sedia menghadapi segala bentuk dinamika tugas di lapangan. Dengan fisik yang bugar, konsentrasi dan pengambilan keputusan pun akan tetap tajam dalam situasi sekritis apa pun.

Langkah yang diambil oleh Mayjen TNI Kristomei Sianturi ini mencerminkan gaya kepemimpinan modern yang humanis namun tetap menjunjung tinggi profesionalisme militer. Di satu sisi, ketegasan disiplin tetap terjaga; di sisi lain, pendekatan persuasif ini berhasil meningkatkan moral dan motivasi bertempur para prajurit.

Aksi edukatif ini diharapkan dapat menjadi role model bagi satuan-satuan di bawahnya, bahwa kebersamaan adalah kunci utama dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (Sandi Putra/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!