KOTABUMI, Studio2News — Komitmen mendekatkan akses layanan kesehatan dasar bagi masyarakat pedesaan kembali direalisasikan oleh jajaran UPTD Puskesmas Kalibalangan. Melalui program inovatif “Puskesmas Mider” (Puskesmas Keliling), tim medis turun langsung menyapa warga di Dusun Indrosari, Desa Kembang Gading, Kecamatan Abung Selatan, pada Kamis (10/9/2026).
Kehadiran layanan kesehatan jemput bola ini disambut antusias oleh ratusan warga setempat. Tercatat sebanyak 82 orang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh tanpa dipungut biaya.
Berdasarkan data rekapitulasi medis di lapangan, dominasi keluhan kesehatan warga berpusat pada gangguan metabolik serta penyakit akibat aktivitas fisik. Dari total 82 pasien yang berobat, kasus terbanyak didominasi oleh keluhan nyeri otot atau myalgia sebanyak 20 orang. Disusul kemudian oleh kasus dispepsia (gangguan lambung) sebanyak 16 orang dan diabetes melitus yang juga mencatatkan angka 16 pasien. Selain itu, tenaga kesehatan turut menangani 15 pasien hipertensi, 10 pasien dengan common cold (infeksi saluran pernapasan ringan), serta 5 kasus dermatitis atau gangguan kulit.
Dokter fungsional UPTD Puskesmas Kalibalangan, dr. Pratiwi Aminah, mengungkapkan bahwa tingginya angka kunjungan pada kasus-kasus seperti hipertensi, diabetes, dan myalgia mencerminkan perlunya peningkatan kesadaran pola hidup bersih serta manajemen kesehatan preventif di tengah masyarakat.
“Melalui program Puskesmas Mider ini, kami tidak hanya memberikan pengobatan kuratif secara langsung, tetapi juga berfokus pada edukasi preventif. Tingginya angka kasus hipertensi dan diabetes melitus menunjukkan bahwa deteksi dini sangat krusial agar masyarakat dapat mengontrol kondisi kesehatan mereka sebelum berlanjut menjadi komplikasi yang lebih berat,” ujar dr. Pratiwi.
Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Kalibalangan, Titi Sunarti, menegaskan bahwa program Puskesmas Mider merupakan wujud nyata kehadiran negara dan tenaga kesehatan di tengah-tengah masyarakat yang terkendala jarak geografis ke fasilitas kesehatan induk. Pihaknya berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan layanan ini secara berkesinambungan ke dusun-dusun terpencil lainnya.
“Kesehatan adalah hak dasar setiap warga. Program Puskesmas Mider ini dirancang untuk meruntuhkan batasan akses yang kerap dikeluhkan masyarakat pelosok. Kami ingin memastikan bahwa seluruh warga, khususnya di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kalibalangan, mendapatkan hak layanan kesehatan yang merata dan berkualitas tanpa terkecuali,” tegas Titi Sunarti.
Pelaksanaan program yang berlangsung tertib dan lancar ini diharapkan mampu menekan angka kesakitan kronis di tingkat desa serta membangun budaya sadar kesehatan mandiri di kalangan masyarakat Abung Selatan. (Red).













