Lampung Tengah- Dihari Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 pada 30 Agustus 2026 ini, Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Presisi Polres Lampung Tengah meminta doa anak-anak yatim piatu dan masyarakat. Momentum penuh haru itu dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah, AKP Muhammad Prenanta Al Ghazali didampingi Kanit Resum Ipda Dedy Ambari serta Katim Tekab 308 Aiptu Rendy Saputra.
Selain memintakan doa, rombongan yang menyambangi Yayasan Almarhamah Abu Bakar, Bandar Jaya Barat juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako dan kebutuhan pokok bagi anak-anak yang kehilangan figur orang tua.
Mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, AKP Prenanta Al Ghazali menyampaikan bahwa usia ke-11 tahun bukan sekadar perayaan perjalanan tugas, melainkan momen introspeksi dan penundukan diri. Di hadapan para anak yatim, ketegasan aparat kepolisian berganti menjadi kelembutan yang menyentuh hati.
“Kami hadir di sini tidak hanya membawa bantuan, tetapi membawa harapan dan kerendahan hati. Kami mohon doa dari tulusnya hati anak-anakku sekalian, agar personel Tekab 308 selalu diberikan keselamatan, kemudahan, serta kelancaran dalam menjalankan tugas berat menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat,” tutur AKP Prenanta dengan nada penuh keharuan.
Tak berhenti di panti asuhan, kepedulian berlanjut ke jalanan. Puluhan nasi kotak dibagikan langsung kepada masyarakat di jalanan mulai dari tukang ojek, pemulung, hingga juru parkir. Langkah ini menegaskan komitmen profesionalisme Polri yang humanis: menyatukan ketegasan hukum di lapangan dengan ketulusan mengayomi di tengah rakyat.
Melalui peringatan HUT ke-11 Tekab 308 Presisi Polres Lampung Tengah, terukir pesan mendalam bahwa keberanian sejati seorang prajurit Bhayangkara tidak hanya diukur dari berhasilnya penegakan hukum, tetapi juga dari seberapa hangat mereka mampu merangkul dan melindungi masyarakat yang membutuhkan. (Red)













