Berikut Tarif Dasar Listrik Per 1 Juli 2026

Jakarta,Studio2News – Pemerintah memutuskan tarif listrik Juli 2026 tidak mengalami kenaikan. Kebijakan ini berlaku bagi 13 golongan pelanggan non-subsidi, sementara tarif bagi pelanggan bersubsidi juga tetap dipertahankan. Keputusan tersebut diambil untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika perekonomian sekaligus memberikan kepastian bagi dunia usaha agar tetap mampu menjaga daya saing.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, kebijakan mempertahankan tarif listrik merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas ekonomi nasional. “Demi menjaga daya beli masyarakat serta mendukung stabilitas ekonomi nasional, Pemerintah memutuskan tarif listrik triwulan (kuartal) III tahun 2026 tetap atau tidak naik,” ujar Bahlil dalam keterangannya, Selasa (30/6/2026).

Tarif listrik PLN bagi pelanggan non-subsidi pada dasarnya dievaluasi setiap tiga bulan melalui mekanisme tariff adjustment. Ketentuan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN (Persero).

Berikut daftar tarif listrik PLN yang berlaku pada Juli 2026 untuk pelanggan rumah tangga non-subsidi:

  • 900 VA: Rp 1.352 per kWh
  • 300 VA: Rp 1.444,70 per kWh
  • 200 VA: Rp 1.444,70 per kWh
  • 500 VA–5.500 VA: Rp 1.699,53 per kWh
  • 600 VA ke atas: Rp 1.699,53 per kWh

Bagi pelanggan bisnis dan instansi pemerintah, tarif listrik yang berlaku pada Juli 2026 adalah sebagai berikut:

  • B-2/TR (6.600 VA–200 kVA): Rp 1.444,70 per kWh
  • P-1/TR (kantor pemerintah): Rp 1.699,53 per kWh
  • P-3/TR (penerangan jalan umum): Rp 1.699,53 per kWh

Sementara itu, pelanggan subsidi tetap menikmati tarif listrik yang lebih rendah dibandingkan pelanggan non-subsidi.

Berikut rincian tarif listrik subsidi yang berlaku sepanjang Juli 2026:

  • 450 VA: Rp 415 per kWh
  • 900 VA bersubsidi: Rp 605 per kWh
  • 900 VA Rumah Tangga Mampu (RTM): Rp 1.352 per kWh
  • 300 VA–2.200 VA: Rp 1.444,70 per kWh
  • 500 VA ke atas: Rp 1.699,53 per kWh

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!