Demi MiChat dan Miras Tiga Sekawan Curi Motor  

Bandar Lampung-  Punya rencana malam mingguan atau sekadar melepas penat boleh-boleh saja, tapi kalau modalnya hasil curi motor milik teman sendiri, ya siap-siap saja mengganti kasur empuk rumah dengan dinginnya jeruji besi tahanan Polsek Teluk Betung Utara.

Tiga pemuda di Bandar Lampung berinisial DYH (28), MA (22), dan MDA (22) harus mengubur impian foya-foya mereka setelah aksi kriminal amatiran mereka berujung apes. Bukannya hidup makmur usai menjual barang curian, mereka justru sukses mengantar diri sendiri ke sel tahanan sebelum sempat menikmati hasil kejahatan.

Kisah “kreatif” tapi salah jalan ini bermula pada Kamis (15/10/2026) sore. Memanfaatkan kelengahan sang pemilik rumah berinisial R (51) yang kebetulan juga teman salah satu pelaku ketiga sekawan ini melihat peluang emas di teras rumah korban yang terletak di Jalan P. Emir M. Noer, Bandar Lampung.

“Para pelaku ini memanfaatkan kelengahan korban yang meninggalkan kunci sepeda motor dan masih tergantung di kontak kendaraan yang terparkir di teras rumah,” ujar Kapolsek Teluk Betung Utara, AKP Anton Saputra.

Melihat kunci motor masih nangkring manis di kontak, jiwa petualang dadakan mereka langsung terpanggil. Tanpa buang waktu, pembagian tugas ala sindikat profesional langsung dijalankan: DYH bertugas mengeksekusi motor keluar teras, sementara MA berdiri gagah bertindak sebagai security dadakan alias pengawas situasi. Setelah berhasil membawa kabur motor tersebut, keduanya kabur berboncengan.

Merasa sukses jadi maling kancil, aksi berlanjut ke tahap pemasaran. Sekitar pukul 20.30 WIB, DYH mendatangi rumah MDA untuk meminjam ponsel pintar demi memasarkan barang “second rasa halal” tersebut di Facebook. Gayung bersambut, seorang calon pembeli merespons dan sepakat melakukan transaksi Cash on Delivery (COD) di depan gedung BPK Penabur.

Motor korban akhirnya berpindah tangan seharga Rp1,8 juta kepada seorang pembeli misterius.

Nah, di sinilah puncak ironinya.

Alih-alih dipakai buat modal usaha, bayar cicilan, atau beli beras, uang hasil penjualan motor tersebut justru langsung ludes seketika untuk dua hal yang sangat berfaedah bagi masa depan mereka mengakses layanan MiChat dan menenggak minuman keras.

Belum sempat mabuk bahagia terlalu lama menikmati hasil buruan, petaka datang lebih cepat. Tim opsnal Polsek Teluk Betung Utara yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Danding Mujiono bergerak cepat melakukan penyelidikan kilat. Hasilnya? Hanya dalam hitungan jam setelah kejadian, tepatnya pada Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 03.30 Wib, ketiga sekawan ini berhasil diringkus tanpa perlawanan berarti.

Kini, ketiganya harus merayakan malam-malam panjang di Mapolsek Teluk Betung Utara untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka. Sementara itu, sepeda motor curian sudah terlanjur berpindah tangan, dan polisi kini masih sibuk memburu sang penadah.

Pihak kepolisian pun tak lupa memberikan imbauan emas bagi warga agar tidak meniru aksi konyol ketiga pemuda ini sekaligus mengingatkan masyarakat untuk selalu mencabut kunci motor, meskipun hanya diparkir di teras rumah sendiri. (Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!