Resahkan Warga, Buaya Peliharaan Tiga Tahun di Panjang Bandar Lampung Akhirnya Dievakuasi

BANDAR LAMPUNG – Seekor buaya yang telah dipelihara warga selama kurang lebih tiga tahun akhirnya dievakuasi oleh petugas gabungan di Jalan Teluk Ambon, Gang Gelatik, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, Senin (21/9/2026) sekitar pukul 10.45 WIB. Penanganan ini dilakukan setelah keberadaan reptil pemangsa tersebut memicu keresahan warga sekitar.

Aksi evakuasi melibatkan lima personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung bersama jajaran Uspika Kecamatan Panjang, meliputi Sekcam Panjang, Lurah Pidada, personel Polsek Panjang, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Linmas, serta ketua RT setempat.

Kapolsek Panjang, AKP Ipran, menjelaskan bahwa tindakan evakuasi berawal dari laporan warga yang merasa khawatir akan keselamatan lingkungan tempat tinggal mereka.

“Evakuasi ini dilakukan atas permintaan warga. Setelah kami berkoordinasi secara baik-baik, pemilik berinisial S bersedia menyerahkan buaya tersebut kepada pihak yang berwenang,” ujar Ipran.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, buaya tersebut dirawat pemiliknya sejak masih berbentuk telur hingga menetas pada 11 September 2023. Namun, selama masa pemeliharaan tersebut, pemilik tidak memiliki dan tidak dapat menunjukkan dokumen izin resmi pemeliharaan satwa dilindungi.

“Pemilik tidak memiliki surat izin pemeliharaan. Oleh karena itu, demi keamanan bersama dan sesuai aturan, hewan ini kami evakuasi untuk diserahkan ke instansi yang berwenang,” tambahnya.

Rencananya, buaya tersebut akan diserahterimakan kepada pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang timnya saat ini sedang dalam perjalanan dari Pekanbaru, Riau.

Kapolsek memastikan proses penanganan berjalan aman tanpa hambatan dan mengimbau masyarakat untuk tidak memelihara satwa liar berpotensi bahaya tanpa penanganan spesialis serta perizinan legal dari pemerintah. (Sandi Putra/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!