NATAR, Studio2News — Pagi buta di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Desa Pemanggilan, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, mendadak kelam, Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Sebuah kecelakaan maut merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor bernama M. Alwi Husain (25), setelah kendaraannya menghantam keras bagian belakang truk tronton yang parkir sembarangan demi mengantre bahan bakar minyak (BBM).
Kapolsek Natar, AKP Setio Budi Howo, saat dikonfirmasi membenarkan insiden tragis yang merenggut nyawa pemuda tersebut akibat luka parah di bagian kepala.
“Ya, korban meninggal dunia di lokasi kejadian dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit Natar Medika untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ujar AKP Budi dilansir IDN Times Lampung.
Berdasarkan keterangan kepolisian, tragedi bermula ketika korban mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi BE 2212 DBS melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Kota Bandar Lampung menuju Bandar Jaya.
Diduga tidak berada dalam kondisi prima, laju kendaraan korban tiba-tiba hilang kendali, oleng ke sisi kiri jalan, dan langsung menghantam bagian belakang truk tronton bernomor polisi BE 9943 YU. Truk tersebut diketahui dikemudikan oleh Cinanang (65), warga Kabupaten Pesawaran, yang tengah memarkirkan kendaraannya di bahu jalan untuk mengantre BBM di SPBU setempat.
Akibat benturan keras tersebut, M. Alwi Husain mengalami luka fatal di kepala dan mengembuskan napas terakhirnya di tempat kejadian. Sementara itu, total kerugian materiil akibat kerusakan kedua kendaraan diperkirakan mencapai Rp4 juta.
Menanggapi laporan insiden maut ini, jajaran Polsek Natar langsung bergerak cepat dengan melakukan sejumlah tindakan kepolisian, polisi mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan Mengamankan kedua kendaraan yang terlibat ke Pos Lantas Polsek Natar sebagai barang bukti.
Pihak kepolisian mencatat bahwa saat kecelakaan terjadi, kondisi cuaca cerah dengan kondisi jalan beraspal yang baik serta dilengkapi median jalan.
AKP Budi kembali mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat pengguna jalan agar tidak mengabaikan faktor keselamatan. Pihaknya mengimbau pengendara untuk senantiasa memastikan fisik dalam kondisi prima, mengontrol laju kendaraan, serta menghindari potensi bahaya akibat truk yang berhenti sembarangan di badan jalan, khususnya di jalur rawan lintas Sumatra. (Red).













