TNI dan Masyarakat Gotong Royong Persiapan Pembangunan Jembatan Perintis Garuda

LAMPUNG UTARA, studio2news – Anggota Koramil 412-07/Abung Barat (ABB) Kodim 0412/Lampung Utara, bersama personel Brigif 4/Dewa Ratna (Brigif TP 45/SB) dan warga setempat, melaksanakan kerja bakti gotong royong dalam rangka persiapan pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Pekurun, Dusun 03 RT 05 Lubuk Lasak, Kecamatan Abung Pekurun, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini difokuskan pada pembongkaran tiang pondasi jembatan lama yang sudah tidak layak pakai serta pembersihan akses jalan menuju lokasi pembangunan. Aksi ini dipimpin langsung oleh Komandan Koramil 412-07/ABB, Kapten Inf Sugiono, dengan didampingi para Babinsa, personel Brigif TP 45/SB, serta warga dari Desa Pekurun dan Desa Aji Kagungan.

Jembatan Perintis Garuda ini dirancang sebagai jembatan gantung yang akan membentang di atas Sungai Way Arum. Struktur jembatan direncanakan memiliki panjang 60 meter dengan lebar 1,4 meter, melintasi aliran sungai selebar 48 meter. Mengingat kondisi geografis yang menantang, di mana kedalaman sungai dapat mencapai 6 meter saat musim hujan dan 1 meter saat kemarau, pembangunan jembatan ini menjadi sangat krusial.

Nantinya, jembatan ini akan menjadi penghubung utama bagi sekitar 500 kepala keluarga atau kurang lebih 1.200 jiwa dari Desa Pekurun dan Desa Aji Kagungan. Akses ini menjadi jalur vital bagi warga untuk mengangkut hasil bumi, akses pendidikan, serta jalur terdekat bagi masyarakat di Dusun Ngantong dan sekitarnya.

Kapten Inf Sugiono menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan ini merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat untuk menciptakan infrastruktur yang aman dan layak.

“Jembatan ini sangat penting untuk memperlancar mobilitas dan perekonomian warga. Kami merasa bangga bisa bergotong royong bersama masyarakat; ini adalah bagian dari tugas kami untuk hadir di tengah kesulitan rakyat,” ujar Kapten Inf Sugiono di sela-sela kegiatan.

Kegiatan kerja bakti berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan. Pihak TNI menegaskan bahwa pembangunan akan terus dilanjutkan secara bertahap hingga jembatan dapat berdiri kokoh dan memberikan manfaat optimal bagi mobilitas serta kesejahteraan masyarakat setempat. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!