LAMPUNG UTARA, studio2news – Rangkaian seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Lampung tahun ini berlangsung dengan dinamika yang sangat ketat dan kompetitif.
Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Lampung Utara, R.A. Habibie, mengatakan bahwa melalui proses penyaringan yang mengutamakan kedisiplinan dan kualitas terbaik, sebanyak enam orang calon Paskibraka dipastikan siap mengemban amanah di jenjang yang lebih tinggi.
Dari hasil seleksi yang berjalan penuh perjuangan tersebut, dua orang siswa berprestasi asal Natar, Kabupaten Lampung Selatan, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan terpilih sebagai utusan Provinsi Lampung ke tingkat nasional (Paskibraka Pusat).
“ Sementara Kabupaten Lampung Utara juga menunjukkan taringnya dengan meloloskan tiga putra-putri terbaik yang dipastikan melaju untuk bertugas di tingkat Provinsi Lampung,” kata Habibie. Selasa (23/6/2026).
Habibie menyampaikan pesan spiritual mendalam sebelum siswa siswi menjalankan seleksi bahwa di balik ketatnya persaingan fisik dan mental selama proses seleksi. Di hadapan para calon paskibraka ia mengingatkan bahwa ketika ikhtiar fisik telah maksimal, maka keteguhan hati hanya bisa diraih melalui penyerahan diri kepada Sang Pencipta.
“ Justru saya menekankan pentingnya memperbanyak doa ketimbang terus memaksakan latihan fisik di saat-saat terakhir,” ungkapnya.
Menyadari bahwa kompetisi yang ketat pasti menyisakan ruang bagi yang belum beruntung, R.A. Habibie juga memberikan wejangan yang menyejukkan hati agar seluruh peserta tidak patah semangat.
” Bagi siswa-siswi yang belum mendapatkan kesempatan melaju ke tingkat provinsi maupun nasional, jangan pernah berkecil hati. Proses seleksi yang sangat ketat ini telah membentuk mental kalian menjadi pribadi yang luar biasa. Kalian semua adalah pemenang dan tetap menjadi kebanggaan daerah masing-masing. Teruslah melangkah dengan kepala tegak,” harapnya.
Keberhasilan para utusan dari Lampung Selatan dan Lampung Utara ini diharapkan mampu membawa nama baik Provinsi Lampung di kancah nasional serta menjadi pemantik semangat bagi generasi muda lainnya untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara. (Diq).













