Selat Sunda Berguncang, BMKG Pastikan Gempa 4,7 Magnitudo Dekati Zona Megathrust

LAMPUNG UTARA, Studio2news – Warga di wilayah Lampung diguncang kecemasan menyusul gempa tektonik berkekuatan 4,7 Magnitudo yang mengguncang Selat Sunda pada Kamis (2/7/2026) pagi.

Guncangan yang terjadi tepat pukul 09.42 WIB tersebut tercatat memiliki kedalaman 114 kilometer dan berada di titik koordinat yang tidak jauh dari lokasi Gunung Anak Krakatau (GAK).

Kepala BMKG Lampung Utara, Litman, memberikan klarifikasi tegas untuk meredam spekulasi di tengah masyarakat. Ia memastikan bahwa aktivitas seismik tersebut murni fenomena tektonik, bukan aktivitas vulkanik dari Gunung Anak Krakatau.

“Dapat dipastikan bahwa ini adalah gempa tektonik. Pemicunya adalah aktivitas pergerakan lempeng sesar, serta potensi dari aktivitas megathrust di wilayah Selat Sunda,” ujar Litman saat ditemui di ruang kerjanya.

Lebih lanjut, Litman memberikan peringatan keras bahwa wilayah Provinsi Lampung merupakan kawasan dengan tingkat kerawanan bencana yang sangat tinggi. Posisi geografis Lampung yang berhadapan langsung dengan zona subduksi menjadikannya sangat rentan terhadap ancaman gempa bumi hingga potensi tsunami.

“Masyarakat harus sadar bahwa wilayah kita ini memang rawan gempa dan tsunami. Faktor kedekatan dengan zona megathrust bukan hal yang bisa diabaikan,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, BMKG terus melakukan monitoring ketat terhadap aktivitas susulan. Masyarakat diimbau untuk tidak terpancing oleh informasi hoaks yang beredar di media sosial dan selalu memantau kanal informasi resmi dari BMKG terkait perkembangan situasi terkini. (Yogi/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!