JAKARTA, Studio2Sport – Kabar gembira bagi pecinta sepak bola tanah air. Rapat Paripurna DPR RI secara resmi memberikan lampu hijau atas permohonan naturalisasi dua pesepak bola keturunan, Luke Anthony Vickery dan Mitchell Lee Baker, untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Keputusan krusial ini diambil dalam Sidang Paripurna yang berlangsung khidmat di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, pada Selasa (30/6/2026) kemarin.
Ketua DPR RI, Puan Maharani, yang memimpin langsung jalannya sidang, menyatakan bahwa keputusan ini diambil setelah melalui proses pembahasan mendalam di tingkat komisi terkait.
Sesaat sebelum pengesahan, Puan memaparkan hasil rekomendasi yang telah disusun oleh Komisi X dan Komisi XIII DPR RI.
“Berdasarkan hasil pembahasan Komisi X dan XIII, DPR RI memutuskan menyetujui pertimbangan kewarganegaraan RI atas nama Saudara Luke Vickery dan Saudara Mitchell Baker,” tegas Puan.
Suasana sidang seketika menjadi kompak ketika Puan meminta persetujuan akhir kepada seluruh anggota dewan. Pertanyaan tersebut langsung dijawab dengan seruan setuju secara serentak oleh para peserta rapat, menandai babak baru bagi karier sepak bola kedua pemain tersebut di Indonesia.
Proses naturalisasi ini telah melalui tahapan yang matang. Sebelumnya, berkas administrasi kedua pemain telah lebih dahulu mendapat restu dari Komisi X DPR RI dalam rapat kerja pada Senin (15/6/2026).
Dalam agenda tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang juga Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa kehadiran Vickery dan Baker bukan sekadar pelengkap, melainkan investasi strategis untuk meningkatkan level permainan tim nasional maupun kompetisi lokal.
“Mereka dibutuhkan untuk transfer pengetahuan serta melengkapi kemampuan pesepak bola lokal. Keduanya memiliki keinginan kuat untuk berkontribusi langsung bagi timnas Indonesia,” jelas Erick Thohir.
Dengan disetujuinya proses ini di tingkat legislatif, Luke Vickery dan Mitchell Baker kini selangkah lebih dekat untuk segera mengenakan seragam kebanggaan Merah Putih di dada, membawa optimisme baru bagi prestasi sepak bola Indonesia di kancah internasional. (Red).













