Polri Turun Tangan Usut Dugaan Kejahatan Pasar Modal, DPR Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jakarta- Bareskrim Polri resmi mengerahkan tim khusus untuk mengusut dugaan tindak pidana di sektor pasar modal. Langkah tegas penegakan hukum ini mendapat dukungan penuh dari DPR RI guna menjaga integritas sistem keuangan nasional serta melindungi kepercayaan investor.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan bahwa penyelidikan ini merupakan tindak lanjut atas berbagai laporan dan pengaduan masyarakat terkait pelanggaran hukum di bursa saham. Saat ini, kepolisian tengah fokus mengumpulkan alat bukti guna memastikan ada tidaknya unsur pidana.

“Kami akan melakukan tindakan yang tegas dalam rangka memberikan kepastian hukum terkait dengan permasalahan di dunia pasar modal ini,” ujar Jenderal Suyudi dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

Menanggapi langkah tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendesak Polri untuk tidak ragu mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan menyeluruh. Ia menekankan bahwa kejahatan ekonomi di sektor pasar modal berdampak masif dan tidak boleh dianggap remeh.

Sahroni meminta agar penegakan hukum menyasar seluruh pihak yang terbukti terlibat secara hukum, tanpa memandang status sosial maupun bentuk badan usahanya.

“Ini kejahatan ekonomi yang serius. Kalau memang ditemukan unsur pidana, jangan ragu untuk ditindak tegas seluruh pihak yang terlibat, baik perorangan, kelompok, maupun korporasi,” tegas Sahroni.

Selain itu, ia mendorong agar gejolak pasar saham yang terjadi turut ditelusuri secara mendalam. Dalam upaya mewujudkan penanganan yang transparan dan akuntabel, Komisi III mendukung sinergi erat antara Polri, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta BEI.

Menurutnya, pengelolaan pasar modal yang sehat, bersih dari praktik manipulasi, dan berlandaskan prinsip transparansi merupakan harga mati demi menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Di tengah proses hukum yang sedang berjalan, Sahroni mengimbau para investor domestik maupun asing untuk tetap tenang dan menjaga optimisme terhadap prospek ekonomi Indonesia. Ia menilai bahwa fundamental ekonomi nasional masih berada dalam kondisi yang solid.

Keyakinan tersebut turut ditopang oleh komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam menghadirkan kepastian hukum yang berkeadilan di dunia usaha.

“Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, salah satu aspek yang penting dalam dunia usaha yaitu kepastian dan penegakan hukum, telah berjalan tegas tanpa pandang bulu. Jadi, para investor tidak perlu ragu,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!