BANDAR LAMPUNG — Jajaran Polda Lampung menunjukkan taringnya dalam memberantas aksi kriminalitas. Dalam operasi penindakan kilat yang digelar dalam kurun waktu sehari, aparat kepolisian sukses meringkus 41 pelaku kejahatan dari total 40 perkara pidana yang berhasil diungkap di berbagai wilayah hukum Lampung.
Operasi skala masif ini dilaksanakan pada Minggu (9/8/2026) hingga Senin (10/8/2026). Dari puluhan tersangka yang digelandang ke kantor polisi, beberapa di antaranya merupakan buronan yang selama ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Kabidhumas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, mengungkapkan bahwa pengungkapan masif ini merupakan wujud komitmen kepolisian dalam merespons keresahan masyarakat terhadap gangguan keamanan dan ketertiban.
“Pengungkapan ini dilakukan oleh Polda Lampung dan polres jajaran terhadap para pelaku tindak kejahatan yang terjadi di wilayah hukum Provinsi Lampung,” ujar Kombes Yuni saat dikonfirmasi, Selasa (11/8/2026).
Berdasarkan data kepolisian, kasus pencurian dengan pemberatan (curat) mendominasi daftar perkara yang berhasil dibongkar. Selain itu, jajaran Polda Lampung juga mengamankan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap meresahkan warga.
- Total Perkara Diungkap: 40 kasus
- Total Pelaku Ditangkap: 41 orang
- Total Tempat Kejadian Perkara (TKP): 86 lokasi
Selain membekuk puluhan tersangka, polisi turut menyita sejumlah barang bukti dari berbagai tempat kejadian perkara guna melengkapi berkas penyidikan.
Kombes Yuni menegaskan, operasi penindakan ini tidak berhenti sampai di sini. Pihaknya memastikan proses penyidikan terhadap seluruh pelaku masih terus berjalan intensif.
Langkah tegas ini diambil sebagai strategi berkelanjutan untuk menekan angka kriminalitas jalanan (street crime) sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan lainnya yang masih berkeliaran di bumi ruwa jurai.
“Pengungkapan kasus ini akan terus dilakukan untuk mengejar pelaku-pelaku kejahatan lainnya demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Lampung,” pungkasnya. (Sandi Putra/Red).













