MESUJI, Studio2News – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kabupaten Mesuji, Pusat Madiun, secara resmi mengukuhkan 617 siswa menjadi warga baru. Prosesi pengesahan sakral tersebut dipusatkan di Gedung PSHT Mesuji, Graha Yuda Tama, Sabtu (20/06/26) malam.
Dengan bertambahnya jumlah tersebut, eksistensi organisasi silat terbesar di tanah air ini di Kabupaten Mesuji semakin kokoh.
Ketua Cabang PSHT Kabupaten Mesuji, Suharman, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran prosesi pengesahan. Ia menyebutkan bahwa penambahan 617 warga baru ini membuat total kekuatan PSHT di Bumi Ragab Begawe Caram mencapai belasan ribu orang.
“Jika seluruh 617 siswa yang disahkan malam ini terdata, maka total warga PSHT Pusat Madiun di Kabupaten Mesuji kini berjumlah 14.222 orang,” ujar Suharman dengan bangga.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Teknik Pengurus Pusat PSHT Madiun, Brigjen TNI (Purn) Wijang Prajoto, yang hadir membacakan amanat Ketua Umum PSHT, memberikan pesan khusus kepada seluruh warga baru. Ia menekankan pentingnya menjaga marwah organisasi di tengah masyarakat.
“Warga PSHT harus mampu menjaga nama baik organisasi, membangun komunikasi harmonis dengan semua pihak, serta tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong (hoaks). Utamakan musyawarah untuk mufakat dalam setiap penyelesaian persoalan,” tegas Wijang Prajoto.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji yang hadir melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Arif Dwianto, turut memberikan apresiasi. Mewakili Pj. Bupati, Arif berharap PSHT dapat menjadi pilar dalam melestarikan budaya asli Indonesia sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah.
“Kami berharap keberadaan PSHT di Mesuji memiliki andil besar dalam menjaga tradisi bela diri warisan Nusantara. Selain itu, kami menantikan kontribusi nyata PSHT untuk terus berpartisipasi aktif dalam pembangunan di Kabupaten Mesuji,” tutur Arif.
Upacara pengesahan ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran Dewan Pengesah PSHT Pusat Madiun dan Wilayah Provinsi Lampung. Turut hadir memeriahkan suasana yakni perwakilan Polres Mesuji, perwakilan Koramil Simpang Pematang, Camat Mesuji, anggota DPRD Mesuji, Ketua Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Mesuji, jajaran KONI, serta para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan kepala desa setempat. (Sandi Putra/Red)













