Menuju HUT Ke-81 RI, Pemkab Lampura Diuji Cepat Tanggap Matangkan Kesiapan Stadion Sukung

Lampung Utara- Stadion Sukung Kotabumi menjadi pusat perhatian publik Lampung Utara dimana stadion sukung akan menjadi lokasi utama pelaksanaa upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 mendatang.

Mengingat skala dan urgensi agenda Kenegaraan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara kini dituntut untuk menaruh perhatian ekstra. Manajemen persiapan tidak boleh lagi dilakukan secara parsial maupun mendadak (last-minute), melainkan butuh pemetaan matang dan eksekusi lintas instansi sejak jauh hari.

Stadion Sukung bukan sekadar arena seremonial. Sebagai lokasi pengibaran Sang Saka Merah Putih, kondisi fisik lapangan mulai dari kerapian rumput, kestabilan drainase, hingga perataan permukaan tanah menjadi harga mati demi kelancaran serta kekhidmatan baris-berbaris Pasukan Pengibaran Bendera Pusaka (Paskibraka).

Tak kalah krusial adalah ketersediaan fasilitas penunjang. Pengalaman pada berbagai event perayaan skala besar menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih, sanitasi toilet umum, serta manajemen sampah sering kali menjadi titik lemah jika tak diantisipasi awal.

Untuk memastikan kesiapan 100 persen, Pemkab Lampung Utara harus mendobrak pola kerja “sektoral”. Kolaborasi intensif dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kunci kini menjadi keharusan:

  • Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora): Wajib mengambil peran sentral dalam memetakan kelaikan teknis arena, perbaikan tribun, serta memastikan fasilitas siap pakai secara fungsional dan estetis.
  • Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) & BPBD: Diperlukan untuk mobilisasi dan penyuplai cadangan air bersih, pembersihan area stadion menggunakan penyemprotan bertekanan tinggi, serta antisipasi skenario darurat medis maupun cuaca ekstrem.
  • Dinas Lingkungan Hidup (DLH): Bertanggung jawab penuh atas skema kebersihan lingkungan stadion, perindangan, hingga tata kelola pengangkutan sampah pra dan pasca-kegiatan agar marwah arena tetap terjaga.

Pelaksanaan upacara peringatan kemerdekaan bukan sekadar rutinitas kalender tahunan. Event ini merupakan tolok ukur profesionalisme dan kesiapan birokrasi Pemkab Lampung Utara di mata publik.

Kini, bola panas ada di tangan jajaran pimpinan daerah. Sejauh mana komitmen Pemkab dalam mengonsolidasikan Dispora, BPBD, Damkar, dan DLH untuk segera turun ke lapangan memetakan setiap detail teknis, akan menentukan apakah Peringatan 17 Agustus 2026 di Stadion Sukung Kotabumi berjalan sempurna atau sekadar formalitas yang dipenuhi kendala di lapangan. (Yogi/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!