LAMPUNG UTARA, Studio2News – Demi memastikan roda kehidupan warga berjalan tanpa hambatan maut di jalan raya, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lampung Utara turun tangan langsung mengawal ketat arus lalu lintas. Aksi nyata ini difokuskan di sejumlah titik paling rawan kemacetan dan titik kumpul aktivitas warga pada Sabtu pagi (1/8/2026).
Sejak fajar menyingsing, para petugas kepolisian telah bersiaga di berbagai persimpangan krusial, kawasan sekolah yang padat penyeberang, hingga pusat-pusat keramaian publik. Kehadiran fisik aparat di lapangan bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan garda terdepan untuk meredam potensi kecelakaan dan mengurai simpul-simpul kemacetan yang kerap mengancam keselamatan pengguna jalan.
Kapolres Lampung Utara, AKBP Deddy Kurniawan, melalui Kasi Humas IPTU Herawati, menegaskan bahwa patroli dan pengaturan arus lalu lintas (gatur) adalah bentuk komitmen tanpa kompromi Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang memulai aktivitas.
“Pengaturan lalu lintas pada pagi hari merupakan bentuk pelayanan prima Polri kepada masyarakat. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar serta meminimalisir potensi pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas,” tegas IPTU Herawati.
Selain mengatur kendaraan di jalanan panas, pihak kepolisian tidak pernah bosan melayangkan peringatan tegas kepada para pengendara. Seluruh masyarakat yang melintas di wilayah hukum Polres Lampung Utara diimbau untuk, Selalu patuh secara mutlak pada rambu dan peraturan lalu lintas, Wajib mengenakan perlengkapan keselamatan standar (seperti helm SNI dan sabuk pengaman) dan Mengutamakan etika dan kesadaran berlalu lintas demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Melalui konsistensi kegiatan gatur pagi ini, Polres Lampung Utara membuktikan komitmen penuhnya untuk terus menjaga ketertiban, menekan angka pelanggaran, dan mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) yang kondusif di Bumi Ragem Tunas Lampung. (Red).













