LAMPUNG UTARA, Studio2News – Catatan impresif ditorehkan Kabupaten Lampung Utara dalam satu tahun kepemimpinan pasangan Hamartoni-Romli. Berdasarkan data capaian pembangunan makro, daerah yang dikenal sebagai lumbung pangan ini menunjukkan tren positif yang signifikan di berbagai sektor strategis, mulai dari pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, menyampaikan bahwa seluruh indikator makro ekonomi yang tercatat tersebut merupakan akumulasi capaian hingga akhir tahun 2025. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa tren positif ini terus berlanjut di mana pada triwulan I dan II tahun 2026, indikator-indikator tersebut bahkan sudah mencatatkan kenaikan yang semakin progresif.

Sektor pertumbuhan ekonomi Lampung Utara mengalami lonjakan yang cukup menggembirakan sebesar 1,02%, di mana pada tahun 2024 berada di angka 4,10% dan meningkat menjadi 5,12% pada tahun 2025.
Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi tersebut, angka kemiskinan di Lampung Utara berhasil ditekan secara signifikan dari 16,92% (2024) menjadi 15,78% (2025). Penurunan sebesar 1,14% ini menempatkan Lampung Utara sebagai daerah dengan penurunan kemiskinan terbesar di tingkat Provinsi Lampung.
Tidak hanya itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga mengalami perbaikan dari 5,85 pada 2024 turun menjadi 5,78 pada 2025. Angka penurunan TPT ini mencatatkan rekor sebagai penurunan tertinggi kedua di Provinsi Lampung setelah Kota Bandar Lampung.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung Utara pada tahun 2025 berada di angka 72,28 (meningkat 0,86 dari tahun sebelumnya yang sebesar 71,42), menempatkan posisi kabupaten ini di urutan ke-9 dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Pertumbuhan IPM Lampung Utara tercatat tumbuh dengan baik sebesar 1,20%.
Di sektor basis pendukung utama yaitu pertanian dan perkebunan, Lampung Utara tetap kokoh menunjukkan taringnya:
- Menjadi lumbung jagung dan ubi kayu Provinsi Lampung.
- Tercatat menghasilkan 315 ton jagung dan 767.325 ton ubi kayu.
- Menduduki peringkat kedua sebagai daerah penghasil ubi kayu di tingkat provinsi.
- Menjadi daerah dengan proses perluasan dan bongkar ratun tebu tercepat kedua se-Indonesia dengan realisasi perluasan areal mencapai 700 hektare.
Keberhasilan kepemimpinan Hamartoni-Romli juga terlihat dari akselerasi sinergi bersama pemerintah pusat melalui Program Strategis Nasional di daerah yakni:
- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah sukses menjangkau 221 jiwa dengan dukungan 65 SPPG aktif.
- Menjadi kabupaten dengan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tercepat secara nasional dengan total 247 KDMP.
- Penetapan Sekolah Rakyat yang dipusatkan di Kecamatan Blambangan Pagar.
Dengan tren positif yang terus menunjukkan kenaikan pada triwulan I dan II tahun 2026 ini, optimisme masyarakat Lampung Utara untuk mewujudkan kesejahteraan yang merata di bawah kepemimpinan Hamartoni-Romli kini semakin terbuka lebar. (Red).













