Pringsewu- Dalam upaya strategis mempercepat masa tanam dan memperkuat ketahanan pangan Daerah, Pemerintah dan Polres Kabupaten serta Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu secara resmi menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada sejumlah kelompok tani dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) pada Senin (29/6/2026).
Langkah digitalisasi dan mekanisasi ini diambil sebagai respon nyata Daerah dalam mendukung program swasembada pangan Nasional, sekaligus menjadi instrumen penting dalam mengendalikan laju inflasi sektor pangan di tingkat regional.
Guna memodernisasi proses pengolahan lahan agar lebih cepat, efektif, dan efisien Pemerintah menyalurkan dukungan teknologi pertanian yang terdiri dari:
- 5 unit traktor untuk optimalisasi pembalikan dan gembur tanah.
- 3 unit Traktor Roda 4 (TR4) untuk kapasitas pengolahan lahan berskala besar.
- 21 mesin pompa air sebagai solusi konkret pengairan di tengah tantangan perubahan cuaca.
Melalui intervensi mekanisasi ini, waktu pengolahan lahan pertanian di Kabupaten Pringsewu diproyeksikan dapat terpangkas secara signifikan. Efisiensi waktu tersebut memungkinkan para petani untuk mengejar percepatan masa tanam, meningkatkan indeks pertanaman, dan meminimalkan risiko gagal panen akibat keterlambatan pasokan air atau pengolahan tanah manual.
Keberhasilan program ini didorong oleh kolaborasi solid antar-instansi. Kementerian Pertanian (Kementan) bertindak sebagai penyedia infrastruktur teknis dan regulasi teknologi pertanian. Di sisi lain, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui Polres Pringsewu mengambil peran krusial dalam melakukan pengawalan ketat, pendampingan langsung di lapangan, serta memastikan seluruh distribusi bantuan fisik ini jatuh ke tangan yang berhak tanpa adanya penyimpangan.
Kehadiran teknologi yang dikawal dengan komitmen transparansi dari Polri ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga pangan di tingkat Daerah secara berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi para petani lokal. (Red)













