Jangan Ada Lagi Anak Putus Sekolah, Aprozi Alam Banjiri Lampung dengan Belasan Ribu Beasiswa

BANDAR LAMPUNG, studio2news – Di tengah bayang-bayang biaya pendidikan yang kian melambung, Haji Aprozi Alam hadir membawa oase bagi ribuan keluarga di Lampung.

Legislator dari Komisi VIII DPR-RI ini tidak sekadar berteori di gedung Senayan, melainkan secara konsisten melakukan kerja nyata melalui akselerasi penyaluran beasiswa bagi ribuan pelajar madrasah di Bumi Ruwa Jurai.

Bukan janji manis, angka bicara. Jika pada 2025 lalu ia sukses menyalurkan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) kepada 8.400 siswa dan 200 KIP Kuliah, tahun 2026 ini Aprozi justru menaikkan standar perjuangannya.

Memasuki Juni 2026, Aprozi Alam berhasil mendistribusikan beasiswa PIP tahap pertama kepada 12.759 siswa yang tersebar di jenjang Madrasah Aliyah (MA), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Lampung Utara, baik negeri maupun swasta.

Bagi banyak orang tua, bantuan ini adalah jawaban atas keresahan mereka terhadap ancaman putus sekolah yang terus mengintai. “Kami ingin memastikan bahwa setiap anak, tanpa terkecuali, memiliki akses pendidikan agama yang layak,” ujar Aprozi saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Perjuangan Aprozi ternyata belum menyentuh garis finis. Legislator asal Lampung ini menargetkan penambahan kuota besar-besaran pada pencairan tahap kedua.

“Saya akan berusaha optimal agar semakin banyak siswa di lembaga pendidikan Islam mendapatkan beasiswa. Target saya menambah 10 ribu beasiswa lagi untuk putra-putri di Dapil Lampung II,” tegasnya dengan penuh keyakinan.

Tak hanya menyasar siswa madrasah, Aprozi juga tengah merampungkan persiapan distribusi beasiswa KIP Kuliah untuk membantu calon sarjana yang ingin mengenyam pendidikan tinggi di perguruan tinggi Islam, baik negeri maupun swasta.

Menanggapi masih banyaknya masyarakat yang belum terakomodir, Aprozi meminta warga untuk tetap optimis dan tidak berkecil hati. Ia menjanjikan akan terus menjadi “penyambung lidah” yang gigih di parlemen untuk memperjuangkan penambahan kuota setiap tahunnya.

“Bapak-ibu, mohon bersabar. Kami akan terus berjuang agar tiap tahun kuota PIP dan KIP terus bertambah. Saya punya mimpi, tidak ada lagi anak Lampung, khususnya di Lampung Utara, yang terpaksa berhenti sekolah hanya karena terkendala biaya,” pungkasnya.

Komitmen Aprozi Alam kini menjadi simbol harapan baru bahwa pendidikan Islam di Lampung bukan lagi barang mewah yang tak terjangkau, melainkan hak yang harus dijemput oleh generasi muda untuk menyongsong masa depan yang lebih cemerlang. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!