IRT Muda Di Pringsewu Tewas Ditangan Suami Siri

Pringsewu –Pengabdian seorang anak kepada orang tuanya berujung duka yang mendalam. AW (20), seorang ibu rumah tangga muda di Dusun 5, Pekon Pemenang, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Lampung, tewas mengenaskan setelah diduga ditusuk oleh suami sirinya sendiri, HP (43), pada Jumat (26/6/2026) malam.

Malam yang seharusnya dipenuhi keheningan saat korban merawat sang ayah yang tengah terbaring sakit, justru berubah menjadi malam kelam penuh darah. Peristiwa ini menyisakan kepedihan mendalam bagi keluarga, mengingat korban sempat berkali-kali mencoba menghindar demi menjaga kedamaian.

Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra melalui Kapolsek Pagelaran, Iptu Agus Dharmawan membenarkan tragedi memilukan tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, benih-benih petaka mulai tampak sejak Jumat sore sekitar pukul 17.00 Wib. Saat itu, korban yang hendak pergi ke warung sempat ditegur oleh pelaku, namun memilih untuk mengabaikannya.

Tak menyerah, 30 menit kemudian pelaku mencoba menghubungi korban kembali melalui perantara adik korban. Pelaku meminta waktu untuk bertemu, namun korban secara tegas menolak karena hubungan pernikahan siri mereka yang memang sudah lama retak dan pisah ranjang.

Puncaknya terjadi pada pukul 22.30 Wib. Di saat korban sedang fokus merawat ayahnya yang sakit, pelaku datang langsung ke rumah. Menggunakan dalih ada hal penting yang harus dibicarakan, pelaku akhirnya berhasil membujuk korban untuk keluar rumah sejenak.

“Hanya berjarak sekitar 20 meter dari rumah, tepat di samping rumah salah seorang warga, keduanya terlibat cekcok mulut yang berujung pada jeritan histeris korban meminta pertolongan,” ujar Iptu Agus Dharmawan.

Mendengar teriakan memilukan tersebut, seorang warga setempat bernama Erwanto langsung berlari keluar. Ia melihat sesosok pria berlari kencang membelah kegelapan menuju arah perkebunan. Warga pun bergegas melakukan pengejaran sembari mencari keberadaan korban.

Namun, pemandangan mengerikan justru ditemukan di sebuah bekas kolam ikan. Pelaku ditemukan tergeletak telungkup dengan kondisi perut robek akibat luka tusuk hingga organ dalamnya terburai.

“Dari keterangan awal, pelaku mengaku melukai dirinya sendiri setelah menusuk korban. Saat ini pelaku masih dirawat intensif di RSUD Pringsewu,” tambah Kapolsek.

Di lokasi kejadian, Polisi berhasil mengamankan sebilah pisau yang diduga kuat digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban sebelum akhirnya mencoba mengakhiri hidupnya sendiri.

Kematian AW menyisakan luka yang teramat perih bagi keluarga dan warga pekon setempat. Kehilangan sosok perempuan muda yang dikenal berbakti di tengah perjuangannya merawat sang ayah menorehkan duka yang berat.

Isak tangis keluarga tak terbendung saat jenazah korban diserahkan oleh pihak Kepolisian untuk dihantarkan ke peristirahatan terakhirnya. Jenazah korban telah dimakamkan pada Sabtu pagi (27/6/2026) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pekon Pamenang.

Kini, sembari menunggu pulihnya kondisi fisik pelaku di rumah sakit, Satreskrim Polres Pringsewu bersama Polsek Pagelaran terus memperdalam penyelidikan, memeriksa saksi-saksi, dan menguji forensik barang bukti demi tegaknya keadilan bagi almarhumah. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!