Hujan Mercon dan Gas Air Mata Warnai Penggerebekan Kampung Bahari, Bos Narkoba Dicokok, Loyalis Mengamuk

Jakarta, Studio2News — Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama aparat kepolisian mengguncang kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, lewat operasi penggerebekan berskala besar yang dimulai sejak subuh, Kamis (13/8/2026). Operasi ini sempat diwarnai ketegangan tinggi setelah kelompok loyalis bandar narkoba menyerang petugas menggunakan petasan dan mercon.

Operasi penindakan dramatis ini bermula dari hasil pengamatan (surveillance) intensif yang dilakukan oleh tim BNN terhadap gerak-gerik seorang bandar besar berinisial MR. Berikut adalah rangkaian peristiwa di lapangan:

  1. Petugas sukses membekuk MR saat ia keluar dari sarangnya di sekitar kawasan Kampung Bahari pada Kamis pagi. Dari penangkapan awal ini, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti narkotika.
  2. Guna membongkar jaringan yang lebih luas, BNN membawa MR masuk ke dalam wilayah Kampung Bahari untuk menunjukkan titik lokasi penyimpanan barang haram miliknya.
  3. Kehadiran aparat di dalam kampung mendapat perlawanan sengit. Sekelompok orang yang disinyalir merupakan loyalis setia MR berupaya menggagalkan pengembangan kasus dengan menyerang petugas menggunakan lemparan batu serta tembakan mercon dan petasan bertubi-tubi.
  4. Akibat serangan brutal tersebut, seorang anggota kepolisian dilaporkan mengalami luka-luka. Tak tinggal diam, aparat gabungan BNN yang dibantu personel Brimob bersenjata lengkap, berompi antipeluru, dan helm taktis langsung merespons dengan menembakkan gas air mata untuk memukul mundur massa.

Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Brigjen Pol. Roy Hardy Siahaan, membenarkan jalannya operasi penindakan yang berbalut ketegangan tersebut.

“Awalnya kami menangkap bosnya di sekitar Kampung Bahari, lalu membawanya masuk untuk pengembangan. Tetapi kemudian ada perlawanan dari mereka, anggota ditembaki mercon. Kami kemudian mengantisipasi, menghadang, dan memukul mundur mereka untuk mengamankan situasi,” ujar Roy.

Saat ini dilokasis penggrebekan, Aparat gabungan menutup akses jalan, Aparat melakukan penjagaan ketat di seluruh akses jalan menuju Kampung Bahari. Sejumlah kendaraan sipil maupun umum yang hendak melintas diminta memutar balik demi keamanan dan kelancaran operasi.

Hingga berita ini diturunkan, BNN telah mengamankan tersangka utama MR beserta sejumlah orang lainnya yang diduga kuat terlibat dalam jaringan peredaran narkotika. Berdasarkan dokumentasi di lokasi, sejumlah pelaku tampak terduduk lemas dengan kedua tangan terborgol di bawah pengawalan ketat.

Seluruh pelaku beserta barang bukti telah digelandang ke Kantor BNN Jakarta Utara guna pemeriksaan dan pengembangan lebih mendalam untuk memutus rantai pasok narkoba di wilayah tersebut. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!