Belasan Murid SMAN 1 Berastagi Dilarikan Ke Rumah Sakit

Jakarta- Viral video berdurasi pendek merekam kepanikan di SMA Negeri 1 Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, setelah sejumlah siswa mendadak mengalami gejala keracunan.

Para siswa dilaporkan mengeluhkan mual, pusing, hingga muntah-muntah tak lama setelah mengonsumsi jatah makanan MBG. Peristiwa ini langsung menuai sorotan tajam netizen serta memicu keresahan di kalangan orang tua murid terkait kelaikan higienitas dan kontrol kualitas makanan yang didistribusikan ke sekolah-sekolah.

Menanggapi kabar tersebut, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menyatakan pihaknya bergerak cepat untuk memverifikasi kebenaran insiden di lapangan. Sudaryono mengaku belum menerima laporan komprehensif terkait kronologi dan data pasti jumlah korban, namun telah memerintahkan tim teknis BGN untuk segera menerjunkan personel ke Kabupaten Karo.

“Kami belum mendapatkan informasi pasti terkait detail kejadian tersebut, tetapi saya sudah perintahkan jajaran untuk turun langsung ke lokasi melakukan investigasi mendalam,” tegas Sudaryono dalam keterangannya.

Pemerintah menegaskan tidak akan mentoleransi kelalaian standar keamanan pangan (food safety) dalam program strategis MBG. Jika hasil uji laboratorium dan verifikasi lapangan membuktikan adanya kontaminasi atau pelanggaran prosedur operasional standar (SOP) pada makanan tersebut, sanksi berat membayangi pihak pengelola.

Sudaryono menegaskan, skema penindakan akan dilakukan secara berjenjang dan tegas:

  • Penghentian Operasional: Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) penyedia Makanan Bergizi Gratis di wilayah tersebut akan langsung dibekukan/dihentikan sementara.
  • Pencopotan Jabatan: Kepala SPPG yang bertanggung jawab atas wilayah operasional tersebut terancam sanksi tegas hingga pencopotan dari jabatannya.

Investigasi mendalam saat ini tengah berfokus pada sampel makanan serta penanganan medis para siswa yang terdampak. Publik kini menanti hasil uji sampel makanan dari dinas kesehatan setempat serta transparansi evaluasi total pengelolaan dapur MBG agar kejadian serupa tidak terus berulang. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!