WAY KANAN, studio2new – Sebuah aksi pencurian motor dengan modus yang tak lazim menggegerkan publik Way Kanan, Lampung.
Seorang pria yang mengenakan pakaian serba putih menyerupai pocong terekam kamera CCTV nekat menggasak sepeda motor di halaman Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Way Kanan.
Rekaman CCTV yang kini viral di media sosial tersebut memperlihatkan pelaku melancarkan aksinya pada Senin malam (22/6/2026), sekitar pukul 20.31 WIB.
Dalam video berdurasi singkat itu, pelaku terlihat santai memasuki area kantor setelah merusak gagang pintu depan.
Tak butuh waktu lama bagi pelaku untuk menguasai targetnya. Tanpa hambatan berarti, pria misterius itu keluar dari dalam gedung dengan mendorong satu unit motor Honda Beat warna hitam yang diduga milik salah satu pegawai.
Minimnya pengawasan dan ketiadaan petugas keamanan di lokasi saat jam operasional berakhir, seolah menjadi peluang bagi pelaku untuk melenggang pergi membawa hasil curiannya.
Kasatreskrim Polres Way Kanan, Iptu Riswanto, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah terjun langsung ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Meski hingga kini korban belum membuat laporan resmi, pihak kepolisian tetap mengambil langkah tegas.
“Tim Satreskrim Polres Way Kanan sudah melakukan cek TKP. Walaupun belum ada laporan resmi, penyelidikan awal tetap kami lakukan sebagai bentuk respons cepat kepolisian,” ujar Riswanto saat dikonfirmasi, Kamis (25/6/2026).
Saat ini, penyidik tengah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi serta mendalami rekaman CCTV. Fokus utama kepolisian adalah mengidentifikasi sosok di balik kostum “pocong” yang dengan berani menjarah aset di lingkungan perkantoran pemerintah tersebut.
Aksi ini memicu kekhawatiran masyarakat terkait sistem pengamanan di kantor-kantor dinas pemerintah daerah. Kelalaian dalam menjaga aset negara yang terjadi di BPKAD Way Kanan menjadi catatan serius bagi instansi terkait agar segera memperketat pengamanan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (Dedi/Red).













