Aksi Humanis Tim Gabungan Polres Mesuji, Usap Pundak Ibu Tua di Tengah Penyergapan Berbahaya

Mesuji- Dibalik keberhasilan Tim Gabungan Polres Mesuji dalam membekuk pelaku penembakan yang menewaskan mantan istrinya pada pada Selasa (11/8/2026) lalu, terselip momen emosional yang menyentuh hati dan menuai simpati membanggakan untuk tim gabungan tersebut

Di tengah ketegangan penyergapan rekaman video detik-detik penangkapan yang kini viral di media sosial justru menampilkan sisi lain dari sosok aparat penegak hukum. Saat sebagian tim mengamankan pelaku, beberapa petugas tampak sigap menghampiri seorang ibu tua anggota keluarga di lokasi penyergapan yang terlihat syok dan gemetar menyaksikan aksi penangkapan tersebut.

Jauh dari kesan intimidatif, para petugas secara naluriah duduk lesehan mendampingi sang ibu dengan sikap penuh kelembutan. Dalam rekaman video yang beredar, seorang personel Polisi terlihat mengelus pundak dan memegang erat tangan sang ibu sembari berbisik meyakinkan bahwa situasi baik-baik saja dan menenangkan sang Ibu bahwa tidak akan terjadi apa-apa.

Aksi humanis di tengah penyergapan berbahaya ini terselip sisi ketegasan hukum dan kelembutan nurani yang ditunjukkan Tim Gabungan Polres Mesuji dan hal itu membuktikan profesionalisme tinggi institusi Polri. Garang serta tak bernegosiasi terhadap pelaku kejahatan, namun hadir membawa rasa aman, empati, dan perlindungan bagi masyarakat.

Dam bahkan usai melakukan penangkapan terhadap pelaku dan saat akan membawa untuk keluar dari rumah, sejumlah anggota menghampiri sang ibu serta mengambil tangannya, mencium tangan lalu mengucapkan “Maafkan kami Ibu, dan kami izin pamit pulang untuk kembali ke Mapolres” ucap salah satu anggota.

Dilansir sebelumnya, Tim Gabungan Polres Mesuji membekuk Abu Rohman (35), pelaku penembakan yang menewaskan mantan istrinya, Yanti. Pelaku ditangkap di tempat persembunyiannya di kawasan Sungai Ceper, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, pada Selasa (11/8/2026) sore.

Kapolres Mesuji, AKBP Muhammad Firdaus mengonfirmasi keberhasilan penangkapan tersebut. Pelaku yang sempat melarikan diri pasca-kejadian kini tengah menjalani penyidikan di Mapolres Mesuji.

“Benar, pelaku sudah berhasil ditangkap di wilayah Sungai Ceper, Kabupaten OKI. Saat ini tim penyidik masih dalam perjalanan membawa pelaku menuju Lampung untuk pemeriksaan mendalam,” ujar AKBP Muhammad Firdaus.

Aksi penembakan tersebut terjadi pada Senin (10/8/2026) dini hari di Desa Wiralaga I, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji, Lampung. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka tembak yang dideritanya.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, motif di balik aksi keji tersebut didasari oleh konflik rumah tangga. Pelaku diduga sakit hati dan emosi karena korban menolak ajakan untuk berujuk kembali. (Sandi Putra/ Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!