Lampung Utara- Pemerintah Kabupaten Lampung Utara kian gencar memperkuat sinergi lintas perangkat Daerah demi mempercepat realisasi berbagai program pembangunan strategis. Komitmen ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Survey RSUD Ryacudu dan Sinkronisasi Program yang dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis di Ruang Rapat Bupati.
Rapat krusial tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Intji Indriati, Kepala Bappeda, Dewi Setyawati serta jajaran Kepala perangkat Daerah dan pejabat teknis terkait. Pertemuan ini difokuskan pada pemecahan sumbatan birokrasi dan sinkronisasi regulasi guna mematangkan proyek-proyek skala prioritas di Daerah tersebut.
Tiga Fokus Utama Percepatan Pembangunan
Dalam arahannya, Bupati Hamartoni Ahadis menekankan pentingnya efisiensi waktu dan ketepatan administratif agar proyek strategis dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Terdapat tiga sektor utama yang menjadi sorotan dalam rakor kali ini yakni
1. Modernisasi RSUD Ryacudu dan Optimalisasi Dana Pusat
Pemkab Lampung Utara tengah memacu penyelesaian tahapan administrasi dan kelengkapan dokumen untuk pengembangan RSUD Ryacudu. Salah satu langkah taktis yang diambil adalah penyesuaian Detail Engineering Design (DED) gedung rumah sakit, yang diselaraskan dengan proses penghapusan aset eksisting.
Untuk memaksimalkan anggaran, Pemkab secara aktif membangun koordinasi dengan Pemerintah Pusat melalui skema kolaborasi dua kementerian:
- Kementerian Pekerjaan Umum (PU): Difokuskan untuk menangani pembangunan instalasi fisik gedung.
- Kementerian Kesehatan (Kemenkes): Dioptimalkan melalui pengusulan pengadaan alat-alat kesehatan modern.
2. Revitalisasi Pasar Sentral Kotabumi
Sektor ekonomi kerakyatan juga menjadi agenda prioritas Pemkab Lampung Utara saat ini
3. Persiapan Program “Sekolah Rakyat” Nasional
Merespons program berskala Nasional, Lampung Utara mulai bersiap mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat yang direncanakan masuk pada tahap keempat. Belajar dari hasil studi banding ke Kabupaten Lampung Timur, ketersediaan lahan yang clean and clear diidentifikasi sebagai faktor penentu utama mempercepat persetujuan (approval) dari pusat. Pemkab pun bergerak cepat memetakan potensi lahan yang siap digunakan.
Menuju Tata Kelola yang Responsif
Rapat koordinasi ini menegaskan pergeseran pola kerja Pemkab Lampung Utara yang kini lebih mengedepankan pendekatan proaktif dan kolaboratif. Dengan menyinkronkan perencanaan Daerah dengan kebijakan Kementerian di tingkat pusat, Lampung Utara optimistis mampu mengamankan anggaran strategis demi mendongkrak kualitas fasilitas publik.
Keberhasilan akselerasi ini akan menjadi tolak ukur penting bagi efektivitas kepemimpina Bupati, Hamartoni Ahadis dalam membawa perubahan infrastruktur yang konkret dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Lampung Utara. (Red)













