Lampung Utara- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Utara mendukung rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat untuk membuka kembali kawasan bendungan Way Tebabeng di Desa Jagang, Kecamatan Blambangan Pagar, Lampung Utara, dijadikan sebagai salah satu diantaranya destinasi pariwisata berbasis lingkungan (ecopark) sekaligus pusat ketahanan pangan daerah.
Wakil Ketua II, Dedi Andrianto menjelaskan jika dirinya sangat mendukung dan sependapat jika Pemkab berencana membuka kembali kawasan Way Tebabeng menjadi destinasi wisata pilihan masyarakat Lampung Utara,”Tentunya saya sangat sependapat dan mendukung, itu tentu tujuannya untuk menggerakan ekonomi kerakyatan masyarakat setempat. Apalagi akses jalannya sudah bagus,”jelas Dedi saat dihubungi lalui ponselnya, Senin 14 September 2026.
Menurutnya, Pemkab dapat menggandeng pihak swasta untuk mewujudkan rencana tersebut,”Pada intinya, kami sangat mendukung rencana itu,”tegasnya.
Terkait kawasan bendungan Way Tebabeng di Desa Jagang, Kecamatan Blambangan Pagar, Lampung Utara yang salah satu diantaranya menjadi visi besar pada masa kepemimpinan Bupati Agung Ilmu Mangkunegara, yang kemudian dilanjutkan serta diperkuat secara nyata pada era Kepemimpinan Bupati Budi Utomo untuk dijadikan sebagai salah satu diantaranya destinasi pariwisata berbasis lingkungan (ecopark) sekaligus pusat ketahanan pangan daerah.
Bupati lampung utara, Hamartoni Ahadis pun menyatakan jika di Pemerintahannya telah merencanakan untuk mengembalikan Way Tebabeng sebagai salah satu diantaranya obyek wisata Lampung Utara.
“Visi Bupati terdahulu untuk menjadikan Way Tebabeng sebagai ecopark atau destinasi wisata seperti sentra kuliner dan restoran terapung serta integrasi wisata keramba ikan, memang sudah saya rencanakan. Itu memang sudah dalam rencana kedepan, ”ujar Bupati Hamartoni singkat, Minggu 13 September 2026
Sementara itu Dandim 0412, Letkol Inf Roni Faturohman pun siap mendukung Pemkab Lampung Utara untuk menjadikan Way Tebabeng sebagai salah satu diantaranya obyek wisata Lampung Utara,”Saya sangat mendukung dan kami siap membantu Pemerintah daerah untuk mewujudkannya,”terang Letkol Inf Roni Faturohman
Dilansir sebelumnya, Kawasan Bendungan Way Tebabeng di Desa Jagang, Kecamatan Blambangan Pagar adalah salah satu aset kebanggaan Kabupaten Lampung Utara. Potensi bentang alamnya yang memukau serta dukungan ekosistem perairan air tawar yang subur menjadikan kawasan ini memiliki nilai strategis ganda, dan dahulunya dirancang akan dijadikan sebagai destinasi pariwisata berbasis lingkungan (ecopark) sekaligus pusat ketahanan pangan daerah.
Visi besar pengembangan kawasan terpadu ini sejatinya telah dirintis melalui fondasi kuat dan perencanaan matang pada masa kepemimpinan Bupati Agung Ilmu Mangkunegara, yang kemudian dilanjutkan serta diperkuat secara nyata pada era Kepemimpinan Bupati Budi Utomo. Salah satu tonggak bersejarah komitmen tersebut terlihat saat jajaran Pemerintah Provinsi Lampung bersama jajaran Pemkab Lampung Utara menebar 10.000 benih ikan air tawar di perairan Way Tebabeng, pada 27 Desember 2021 lalu. Suatu simbol sentuhan Pemerintah dalam menyokong ekonomi kerakyatan berbasis perikanan kerakyatan.
Strategic masterplan Way Tebabeng Ecopark merancang integrasi harmonis antara keindahan alam dan budidaya lokal:
Sentra Kuliner dan Restoran Terapung: Pusat kuliner terintegrasi disiapkan untuk mempromosikan hasil panen unggulan pembudidaya lokal. Wisatawan kelak dapat menikmati sajian ikan segar langsung di atas restoran terapung sembari menikmati lanskap keindahan bendungan.
Integrasi Wisata Keramba Ikan: Wisatawan disuguhkan panorama bentangan keramba ikan air tawar yang teratur, memberikan pengalaman edukatif mengenai budidaya perikanan darat.
Peningkatan Akses Infrastruktur: Perbaikan jalan menuju kawasan menjadi fokus utama untuk mempermudah mobilitas wisatawan sekaligus memperlancar jalur distribusi hasil panen perikanan ke luar daerah.
Penguatan Sektor Pascapanen: Kehadiran kawasan terintegrasi ini diproyeksikan menjawab aspirasi para pembudidaya terkait kebutuhan pasar induk perikanan guna menjaga stabilitas harga dan memperluas jangkauan pasar.
Lampung Utara memiliki potensi luar biasa sebagai salah satu produsen ikan air tawar terbesar di Provinsi Lampung. Fondasi dan rencana indah yang telah diletakkan oleh para pemimpin terdahulu tentu menjadi warisan berharga. Harapan besar masyarakat kini tertuju pada kelanjutan program strategis ini, agar integrasi pariwisata diakselerasi demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Lampung Utara yang berkelanjutan. (Yogi/Red)













