LAMPUNG UTARA, Studio2News – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodim 0412/Lampung Utara menggelar aksi karya bakti penanaman pohon secara serentak. Langkah ini difokuskan sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan sekaligus strategi mitigasi bencana jangka panjang.
Aksi sosial dan lingkungan tersebut dipusatkan di Kelurahan Tanjung Aman, Jalan Perwira No. 7A, Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat secara kolaboratif. Hadir dalam kesempatan tersebut Pasiter Kodim 0412/LU Kapten Inf Ali Sutato beserta jajaran Stafter, Lurah Tanjung Aman Octa Manda Yanti, para Babinsa Koramil 412-04/KTB, pengurus FKPPI Lampung Utara, hingga puluhan siswa-siswi SMP Negeri 3 Kotabumi bersama warga sekitar.
Penanaman pohon ini merupakan bagian integral dari gerakan nasional penanaman sejuta pohon. Selain memperkuat fungsi ekologis wilayah setempat, pelibatan generasi muda seperti siswa SMP bertujuan menanamkan kesadaran ekologis sejak dini mengenai pentingnya merawat alam sekitar.
Komandan Kodim (Dandim) 0412/LU Letkol Inf Roni Faturohman dalam keterangan terpisah menegaskan bahwa kegiatan penghijauan adalah langkah strategis yang harus dilakukan secara berkesinambungan demi menjaga keseimbangan ekosistem serta mengantisipasi ancaman krisis lingkungan.
“Penghijauan ini merupakan salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan secara konseptual dalam menangani krisis lingkungan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari karya bakti pelestarian lingkungan, mitigasi bencana, serta rangkaian peringatan HUT TNI ke-81,” ujar Dandim.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa esensi penghijauan melampaui seremonial penanaman semata, melainkan sebuah komitmen pemulihan fungsi lahan secara menyeluruh agar berdaya guna bagi lingkungan dan masyarakat.
“Penghijauan dalam arti luas adalah segala daya untuk memulihkan, memelihara dan meningkatkan kondisi lahan agar dapat berproduksi dan berfungsi secara optimal, baik sebagai pengatur tata air maupun pelindung lingkungan, termasuk lingkungan di sekitar rumah kita masing-masing,” pungkasnya. (Red).













