Bandar Lampung- Pantauan citra satelit Stasiun Metereologi Kelas I Raden Inten II Lampung Selatan mendeteksi sebanyak 101 titik panas (hotspot) yang tersebar di wilayah Provinsi Lampung pada Rabu (2/9/2026). Berdasarkan data pemantauan satelit NASA (MODIS, NOAA-20, dan SNPP), sebaran titik panas mendominasi kawasan utara dan timur Lampung.
Kabupaten Mesuji menjadi wilayah dengan konsentrasi titik panas tertinggi, yakni mencapai 31 titik. Wilayah terbanyak berikutnya disusul oleh Kabupaten Way Kanan dengan 18 titik, Tulang Bawang 14 titik, dan Tulang Bawang Barat sebanyak 10 titik.
Selain itu, sebaran titik panas juga terdeteksi di beberapa Kabupaten lain, di antaranya Lampung Selatan (8 titik), Lampung Utara (5 titik), Lampung Timur (4 titik), Pesawaran (4 titik), Lampung Barat (3 titik), Lampung Tengah (3 titik), serta Pesisir Barat (1 titik).
Dari total 101 titik panas yang terpantau, sebanyak 10 titik memiliki tingkat kepercayaan kecenderungan api tinggi (high confidence). Titik dengan konfirmasi tinggi tersebut terdeteksi di beberapa wilayah, meliputi Desa Tejang Pulau Sebesi (Kecamatan Raja Basa, Lampung Selatan), Desa Sriwijaya (Kecamatan Tanjung Raya, Mesuji), Desa Bumi Mulya dan Blambangan Umpu (Way Kanan), Desa Gunung Tapa serta Bakung Udik (Kecamatan Gedung Meneng, Tulang Bawang), dan Desa Pagar Dewa (Tulang Bawang Barat). Sementara itu, 86 titik berada pada tingkat kepercayaan sedang (medium) dan 5 titik berada pada tingkat rendah (low).
Kemunculan indikasi titik panas ini memerlukan peningkatan kesiapsiagaan dari pihak terkait dan masyarakat setempat untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di titik-titik rawan tersebut. (Red)













