BANDAR LAMPUNG, Studio2News – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Radin Inten II Lampung mendeteksi lonjakan drastis aktivitas titik panas (hotspot) di berbagai wilayah Provinsi Lampung. Berdasarkan citra satelit pengindraan jauh dalam 24 jam terakhir, terpantau sebanyak 121 titik panas yang tersebar merata di sejumlah kabupaten.
Kondisi ini memicu status kewaspadaan tingkat tinggi bagi masyarakat serta pemerintah daerah guna mengantisipasi ancaman darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di tengah musim kemarau.
Berdasarkan hasil analisis spasial, Kabupaten Tulang Bawang mencatatkan konsentrasi titik panas tertinggi di tingkat provinsi dengan total 27 titik. Sebaran hotspot di wilayah ini terkonsentrasi di kawasan perkebunan dan lahan terbuka yang mencakup empat kecamatan utama:
- Kecamatan Gedung Meneng
- Kecamatan Dente Teladas
- Kecamatan Penawar Aji
- Kecamatan Gedung Aji Baru
Posisi kedua wilayah dengan sebaran terbanyak ditempati oleh Kabupaten Way Kanan yang menyumbang 25 titik panas. Aktivitas hotspot di kabupaten ini meluas di delapan kecamatan, meliputi Pakuan Ratu, Umpu Semenguk, Gunung Labuhan, Bahuga, Baradatu, Blambangan Umpu, Bumi Agung, hingga Negara Batin.
Selain kedua wilayah tersebut, akumulasi titik panas yang signifikan turut terdeteksi di sejumlah daerah penyangga lainnya, terutama di Kabupaten Lampung Utara, Mesuji, dan Lampung Selatan.
Menghadapi eskalasi ancaman ini, BMKG mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh lapisan masyarakat dan instansi terkait untuk memperketat pengawasan di area-area yang rentan terbakar. Warga dilarang keras melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar (open burning) serta menghindari segala aktivitas yang berpotensi memicu timbulnya percikan api di tengah vegetasi yang mengering.
Satuan Tugas (Satgas) Karhutla bersama Pemerintah Daerah didorong untuk segera menggencarkan patroli darat secara intensif dan pemantauan udara guna memitigasi risiko meluasnya dampak kebakaran serta menekan potensi bencana asap di Provinsi Lampung. (Red).













