Tampil Memukau di Festival Krakatau 2026, Lampung Utara Raih Anugerah Terbaik

Bandar Lampung-  Capaian membanggakan kembali diukir Kabupaten Lampung Utara dalam ajang pariwisata dan kebudayaan bergengsi tahunan Provinsi Lampung. Kontingen Lampung Utara mendapatkan Anugerah Terbaik sukses menobatkan diri sebagai Juara Lampung Tapis Karnaval dalam rangkaian perhelatan agung Festival Krakatau 2026 (Festival Krakatau XXXV) yang berlangsung pada 25 hingga 30 Agustus 2026 di Lapangan Saburai, Bandar Lampung.

Penghargaan resmi bernomor 400.14.11/2909/V.20/2026 tersebut ditandatangani  langsung oleh  Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal dan diserahkan oleh Wakil Gubernur, Jihan Nurlela.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dedikasi, kreativitas, serta komitmen tinggi dalam melestarikan kebudayaan lokal, khususnya keindahan warisan wastra kain Tapis Lampung. Penampilan yang memukau dan berkarakter berhasil menyita perhatian juri serta memikat ribuan pasang mata pengunjung yang memadati lokasi acara.

“Prestasi ini diharapkan dapat terus menginspirasi generasi muda untuk bangga melestarikan seni budaya daerah, sekaligus semakin memperkuat pesona pariwisata Lampung Utara di kancah Nasional maupun Internasional,”ujar Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Lampung Utara, Perdana Putra, Minggu 30 Agustus 2026

Dalam kesempatan itu juga Perdana Putra mengucapkan terimakasih kepada seluruh kontingen Lampung Utara yang terlibat dalam karnaval tersebut.

Dilansir sebelumnya, Kontingen Kabupaten Lampung Utara yang memboyong 140 personel sudah berada di Bandar Lampung dan siap menyuguhkan pertunjukan budaya paling spektakuler di ajang Lampung Tapis Karnaval 2026.

Mengusung tema “Kemilau Jak Bumi Ragem Tunas Lampung”, kontingen Lampung Utara akan memanjakan mata penonton lewat paduan racikan tradisi lokal yang megah, kreasi modern yang estetik, dan kejutan lintas budaya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lampung Utara, Perdana Putra membocorkan bahwa parade ini dirancang bukan sekadar jalan, melainkan ‘etalase budaya’ bernilai seni tinggi yang menerapkan falsafah hangat khas Lampung, Nengah Nyappur.

“Kami membawa 140 personel terbaik dan siap memberikan penampilan maksimal. Ini adalah panggung mempromosikan kebudayaan Lampung Utara sekaligus membuktikan siap menyambut wisatawan dari mana saja,” ujar Perdana ceria saat dihubungi via ponsel, Sabtu (29/8/2026).

Penasaran apa saja bocoran atraksi super seru yang siap tampil di Tugu Adipura besok, ini dia daftarnya:

  • 10 Kostum Fantasi Masterpiece Megah: Siap-siap dibuat melongo oleh hasil kolaborasi Maruladiva Art Gallery Kotabumi dan Disbudpar Lampung Utara. Desain kostum karnavalnya mengambil inspirasi dari ikon kebanggaan daerah, mulai dari Kesatria Payan Emas, Tugu Payan Emas Kotabumi, Siger Abung, Jung Sarat, hingga Kupu-Kupu Tapis yang anggun sekaligus eye-catching.
  • Parade Tari & Pencak Silat Energik: Jalanan akan diwarnai oleh keanggunan penari Sigeh Penguten, Tari Berpayung Agung, Tari Selendang Tapis, dan Tari Beppayan Emas Agung. Tak hanya itu, penonton juga akan dibuat tegang sekaligus kagum lewat aksi silat khas Lampung yang penuh stamina, Amuk.
  • Pesona Mahkota Syuket & Busana Bebay Mighul: Para pecinta fesyen etnik wajib merapat! Lampung Utara menghadirkan pesona mahkota Syuket berbalut kain sembagi yang autentik, menggambarkan cantiknya keanggunan perempuan adat Lampung sebagai penjaga harmoni sosial.
  • Kolaborasi Musik Lintas Budaya : Bakal ada yang unik di barisan music. Penonton akan dimanjakan alunan tradisi cetik, kenong, dan rebana yang secara mengejutkan berpadu harmonis dengan atraksi lincah Barongsai dari komunitas Tionghoa Lampung Utara. Sebuah simbol indahnya toleransi.
  • Dentuman Drum Band Melody SKANSA BK: Suasana dijamin makin meriah dan bersemangat dengan kawalan dari grup drum band kebanggaan SMKN 1 Bukit Kemuning. Dipimpin langsung 1 Gitapati, 2 Mayoret, dan 1 Mayor, 30 personel berbakal di bawah asuhan Kepala Sekolah Herlina Hasmin dan pembina Sapriyadi ini siap membakar semangat penonton lewat irama mereka.

Lebih dari sekadar tontonan visual yang memanjakan mata, perhelatan ini menurut Perdana adalah wujud nyata dalam menjaga semangat falsafah Piil Pasenggiri, Bejuluk Beadek, Sakai Sambayan, dan Nemui Nyimah. (Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!