Sentuhan Kasih di Ujung Wilayah, Puluhan Warga Antusias Sambut Layanan “Puskesmas Mider” Terintegrasi di GKSBS Imanuel

LAMPUNG UTARA, Studio2News — Komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam mendekatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat kembali dibuktikan nyata. Kali ini, jajaran UPTD Puskesmas Rawat Inap Tulang Bawang Baru memboyong program unggulan daerah, Puskesmas Mider (Keliling), menyapa warga di pelosok desa, Jumat (21/8/2026).

Pelaksanaan kegiatan jemput bola ini dipusatkan di Kompleks Gereja Kristen GKSBS Imanuel, Dusun 4 Umbul Metro, Desa Kota Napal. Lokasi tersebut dikenal berada di ujung wilayah administratif Kecamatan Bunga Mayang, sebuah area yang secara geografis membutuhkan perhatian khusus terhadap aksesibilitas fasilitas kesehatan.

Tak sekadar layanan keliling biasa, program ini diintegrasikan langsung dengan Cek Kesehatan Gratis bagi masyarakat sekitar. Kehadiran tim medis di tengah permukiman warga disambut dengan antusiasme tinggi. Tercatat sebanyak 78 orang warga datang berbondong-bondong memanfaatkan momentum pemeriksaan kesehatan gratis tersebut.

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, keluhan yang paling banyak dirasakan oleh warga didominasi oleh masalah kesehatan degeneratif, di antaranya sakit persendian, kadar asam urat yang tinggi, serta hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Dokter penanggung jawab di lapangan, dr. Dyah Istiyani, mengungkapkan bahwa tingginya angka kunjungan ini menunjukkan kesadaran masyarakat yang mulai tumbuh, sekaligus mengonfirmasi perlunya layanan jemput bola secara berkala di wilayah-wilayah periferi.

“Sebagian besar warga yang datang mengeluhkan keluhan klasik seperti nyeri persendian, asam urat, dan hipertensi. Melalui program Puskesmas Mider terintegrasi ini, kami tidak hanya melakukan pemeriksaan dan pengobatan kuratif, tetapi juga memberikan edukasi preventif agar masyarakat lebih peduli terhadap pola hidup sehat,” ujar dr. Dyah di sela-sela kegiatan.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Rawat Inap Tulang Bawang Baru, Ahmad Yusri Zulkifli, menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan di tempat ibadah seperti GKSBS Imanuel ini merupakan wujud nyata kehadiran pelayanan kesehatan yang inklusif, merata, dan tanpa memandang batas sekat sosial maupun geografis.

“Program Puskesmas Mider adalah instruksi langsung untuk memastikan tidak ada warga Lampung Utara yang kesulitan mengakses layanan kesehatan, terutama mereka yang tinggal di wilayah ujung atau perbatasan kecamatan seperti di Desa Kota Napal ini. Kami ingin memastikan negara hadir langsung di tengah masyarakat,” tegas Ahmad Yusri Zulkifli.

Melalui sinergi lintas sektoral dan pendekatan humanis ini, diharapkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Lampung Utara, khususnya di wilayah-wilayah pelosok Bunga Mayang, dapat terus meningkat secara signifikan sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berkeadilan. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!