Viral Unggahan Video Kedua Indah Minta Dipulangkan Ke Indonesia

Lampung Utara –  Masih ingat dengan unggahan video Indah Pajar Wati, warga Dusun Lintas Pakuan Ratu Buay Semenguk, Desa Hanakau Jaya, Kecamatan Sungkai Utara, Lampung Utara seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI)  yang meminta  kepada Pemkab Lampung Utara, Pemprov Lampung, hingga Pemerintah Pusat agar segera menolong dan memulangkannya ke Tanah Air.

Video Indah Pajar Wati terbaru kembali viral, dimana hingga saat ini permohonan indah untuk pulang ke Indonesia belum terkabulkan. Indah mengunggah harapannya  agar Pemerintah Indonesia segera membantunya pulang ke Indonesia

Indah  kembali mengungkapkan nasib pilu yang dialaminya selama bekerja di Luar Negeri. Ia menegaskan tidak berani lagi mendatangi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) karena pengalaman trauma masa lalu.

“Saya hanya minta tolong dipulangkan ke Indonesia, namun saya mohon jangan pernah suruh saya lari ke KBRI. Kemarin saya sudah pernah lari ke KBRI, namun KBRI tidak menanggapi, tidak menerima saya, dan malah mengantarkan saya kembali ke company (perusahaan),” ujar Indah dalam video tersebut.

Pengembalian paksa tersebut berdampak fatal. Indah mengaku disiksa oleh pihak perusahaan begitu sampai di lokasi. Ponsel miliknya disita secara paksa, ia disekap di dalam kamar mandi selama dua hari dua malam tanpa diberi makan dan minum, serta diancam tidak akan diberi pekerjaan maupun diizinkan menghubungi keluarga.

“HP saya diambil secara paksa dan saya tidak bisa menelpon keluarga atau anak saya. Setelah sekian lama tidak diberi makan dan minum, saya lalu mendapatkan majikan baru. Tapi majikan saya sangat jahat, suka marah dan membentak. Majikan bilang mau mengembalikan saya ke company. Saya sangat takut disiksa lagi, jadi saya berniat kabur bersama teman tanpa membawa barang apa pun,” lanjutnya.

Sebelumnya, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara sempat berjanji akan mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi bersama Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) serta Kementerian terkait untuk melacak keberadaan dan memfasilitasi pemulangan Indah.

Namun, hingga saat ini janji tinggal janji. Indah dikabarkan masih belum juga bisa pulang ke Indonesia dan keberadaannya makin memprihatinkan tanpa kepastian perlindungan hukum. Kondisi ini memicu keprihatinan dan kritik keras dari masyarakat yang menilai respons Pemerintah Daerah dinilai lamban dalam menangani kasus darurat kemanusiaan yang menimpa warganya di Luar Negeri.

Masyarakat mendesak agar Pemkab Lampung Utara, BP3MI, dan Kementerian Luar Negeri tidak sekadar memberikan pernyataan administratif, melainkan segera melakukan tindakan nyata untuk menyelamatkan Indah Pajar Wati sebelum terjadi hal yang lebih buruk. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!